
KUNINGAN – Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan tidak sungkan merangkul orang dengan gangguan jiwa di Desa Tambakbaya, Garawangi. Hal itu dilakukan saat kunjungan ke Yayasan Rumah Antara Graha Berdaya desa setempat.
Yayasan tersebut mencuri perhatian HRA, karena disebut sudah menangani lebih dari 2000 penyandang gangguan jiwa. Dalam kunjungan itu HRA mengapresiasi peran aktif yayasan karena berlebar hati memperlakukan para ODGJ dengan ketulusan dan penuh kemanusiaan.
“Saudara-saudara kita yang mengalami gangguan jiwa perlu dirawat dengan penuh kasih. Mereka harus dirangkul. Mereka manusia, sama seperti kita, yang memiliki hati dan martabat,” tutur Ardiyan dengan nada haru.
Pihaknya menegaskan, perbedaan kondisi mental maupun ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk menghilangkan nilai kemanusiaan seseorang. Menurutnya, para penyintas ODGJ berhak mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik, pemulihan yang layak, serta harapan untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
“Nyawa manusia itu sama, tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin. Saya sangat menghargai para pegiat sosial yang tanpa pamrih berjuang agar para ODGJ ini bisa pulih dan kembali ke rumah mereka dalam kondisi yang lebih baik,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap upaya pemulihan ODGJ, Rokhmat Ardiyan berkomitmen memberikan satu unit mobil ambulans dan bantuan dana operasional sebesar Rp10 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas relawan dalam proses evakuasi, pendampingan, dan perawatan pasien ODGJ.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kerja kemanusiaan ini. Apa yang dilakukan para relawan bukan pekerjaan biasa, melainkan panggilan nurani,” ungkapnya.
HRA juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapat balasan yang setimpal. “Ini tugas yang sangat mulia, tugas yang tidak semua orang sanggup melakukannya. Yakinlah, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan untuk mereka, Allah akan membalasnya,” pungkasnya. (Icu)





Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.