KUNINGAN – Sebelas mahasiswa UM Kuningan tiba di Malaysia dan disambut baik oleh Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Kedatangan kelompok tersebut untuk melaksanakan KKN internasional selama kurang lebih satu bulan ke depan.

‎Sebelas mahasiswa UM Kuningan bergabung dengan puluhan mahasiswa lain dari berbagai kampus Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia. Sehingga, jumlah total peserta KKN kali ini sebanyak 65 mahasiswa.

Mashudi, selaku Pelaksana Harian (PLH) Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), dalam rilis yang diterima Cikalpedia.id., menyambut hangat kedatangan mahasiswa tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa selama program itu tidak hanya berperan sebagai pelaksana pengabdian, tetapi juga sebagai duta pendidikan dan budaya bangsa Indonesia di kancah internasional.

‎“Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan setempat, menjaga etika serta sikap profesional, dan berkontribusi aktif dalam mendukung proses pembelajaran serta penguatan karakter siswa di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur,” ujar Mashudi.

Serah terima mahasiswa KKN-KI dilakukan simbolis sebagai bentuk kepercayaan dan komitmen kerjasama antara Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) serta Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kerjasama tiga lembaga itu difokuskan pada pelaksanaan program KKN Kemitraan Internasional. (Icu)