KUNINGAN — Warga Kecamatan Darma menegaskan ambisinya untuk menjadikan wilayah mereka sebagai pusat ekonomi berbasis potensi lokal. Dalam dialog serap aspirasi bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ika Siti Rahmatika, masyarakat mengusulkan penguatan kapasitas generasi muda di sektor UMKM hingga layanan kesehatan khusus lansia, Sabtu (7/3/2026).

Kecamatan Darma, yang dikenal dengan ikon Waduk Darma, dinilai memiliki modal alam yang luar biasa. Namun, warga merasa modal tersebut butuh sentuhan manajerial dan keterlibatan aktif pemuda agar dampaknya terasa nyata bagi kesejahteraan penduduk setempat.

Mencetak Generasi Muda Sadar Wisata dan UMKM

Aspirasi utama yang mengemuka adalah kebutuhan pelatihan kewirausahaan bagi kaum milenial dan Gen Z di Darma. Warga menilai, pengembangan sektor pariwisata dan UMKM tidak bisa lagi dikelola secara tradisional.

“Potensi wisata Waduk Darma dan sekitarnya sangat besar. Kami butuh pelatihan manajemen bisnis, edukasi pariwisata, dan pendampingan UMKM agar pemuda di sini tidak hanya jadi penonton, tapi penggerak usaha baru,” ujar salah satu perwakilan warga dalam dialog tersebut.

Selain pariwisata, warga yang bergerak di sektor perkebunan, peternakan, dan perikanan juga meminta adanya regenerasi petani dan peternak melalui pendampingan teknologi tepat guna agar sumber daya alam Darma tetap lestari dan produktif.

Kesehatan Lansia dan Komunitas Perempuan

Sisi kemanusiaan juga menjadi sorotan. Kelompok lanjut usia di Darma mendambakan adanya program pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar secara berkala di tingkat desa. Hal ini didorong oleh keinginan warga untuk melakukan deteksi dini penyakit tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat kota.

Usulan ini diperkuat oleh kelompok perempuan yang menginisiasi pembentukan komunitas peduli kesehatan. Mereka mengusulkan rangkaian kegiatan produktif seperti:

  • Pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin.
  • Senam bersama dan fun run untuk menggalakkan pola hidup sehat.
  • Seminar edukasi gizi dan gaya hidup bagi keluarga.

Respons Legislator: Bahan Baku Kebijakan Provinsi

Menanggapi rentetan usulan tersebut, Hj. Ika Siti Rahmatika memastikan bahwa setiap aspirasi dari Darma telah dicatat sebagai data krusial untuk dibawa ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Bagi politisi PDI Perjuangan ini, serap aspirasi adalah cara paling otentik untuk memotret kebutuhan riil rakyat.

“Dialog langsung ini sangat penting. Usulan mengenai pelatihan UMKM, wisata, hingga layanan kesehatan lansia akan kami jadikan bahan evaluasi dalam penyusunan program pembangunan di tingkat provinsi,” tegas Ika.

Warga berharap pertemuan terbuka semacam ini terus konsisten dilakukan. Mereka menanti langkah nyata dari pemerintah provinsi untuk memberikan dukungan pembinaan usaha dan manajemen yang mampu meningkatkan daya saing ekonomi lokal di Kecamatan Darma. (ali)