KUNINGAN – DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan menerima bantuan seekor sapi kurban dari Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada momentum Iduladha tahun ini.

Adapun sapi tersebut jenis Limousin dengan bobot mencapai sekitar 1,2 ton itu menjadi hewan kurban terbesar dalam kegiatan penyembelihan yang digelar Sekretariat DPC Gerindra Kuningan, Kamis, (28/5/2026).

Plt. Ketua DPC Gerindra Kuningan, Toto Tohari, mengatakan total hewan kurban yang disembelih tahun ini sebanyak empat ekor sapi dan lima ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari anggota Fraksi Gerindra DPRD Kuningan, kader partai hingga bantuan langsung dari Prabowo Subianto.

“Yang pertama dari anggota fraksi DPRD Kabupaten Kuningan, kemudian ada bantuan langsung dari Pak Prabowo satu ekor sapi. Untuk kambing ada lima ekor dari beberapa pihak, termasuk Pak Bupati,” ujar Toto.

Menurutnya, sapi bantuan dari Prabowo menjadi perhatian karena ukuran dan bobotnya yang tidak biasa. Ia menyebut sapi Limousin tersebut memiliki berat hampir mencapai 1 ton 2 kuintal.

“Bobotnya hampir 1 ton 2 kuintal. Itu langsung pribadi dari Pak Prabowo,” katanya.

Toto menjelaskan, daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat di seluruh daerah pemilihan di Kabupaten Kuningan. Ia menargetkan sekitar 2.000 paket daging dapat disalurkan kepada warga, anak yatim serta kader partai.

“Sudah dibuat konsep pembagiannya menjadi sekitar 2.000 porsi untuk se-Kabupaten Kuningan. Salah satunya untuk masyarakat yang membutuhkan dan anak yatim,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar. Kehadiran Bupati disebut Toto sebagai bentuk kedekatan dan sinergi antara kepala daerah dengan partai pengusungnya.

“Pak Bupati merasa sudah menjadi bagian dari kami, masa tidak diundang. Apa pun bentuknya, beliau tetap kami usung dan harus kami kawal,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan kondisi internal Gerindra Kuningan saat ini tetap solid. Menurutnya, seluruh kader dan anggota fraksi memiliki komitmen yang sama untuk menjaga marwah partai.

“Sekarang alhamdulillah solid. Tidak ada ego, satu bahasa untuk menjaga marwah partai,” tutupnya.