KUNINGAN – Sejumlah lampu penerangan di kawasan toko Jalan Siliwangi, Kuningan memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan masyarakat karena dikhawatirkan dapat terjatuh sewaktu-waktu dan menimpa orang yang melintas.

Pantauan di lokasi menunjukkan posisi lampu yang tidak lagi terpasang sempurna. Kabel penyangga yang tampak menjuntai membuat keberadaan lampu tersebut menjadi perhatian warga yang tengah berjalan kaki.

Wawan Gunawan, salah seorang warga yang sedang melintas merasa was-was dengan kondisi tersebut. Menurutnya, Jalan Siliwangi salah satu ruas yang cukup ramai dilalui pejalan kaki.

“Khawatir jika tidak segera diperbaiki, takutnya kabel putus terus menimpa warga yang melintas. Kasian,” ujarnya, Minggu, (7/6/2026).

Lebih lanjut, menurutnya, kondisi tersebut juga tampak mengganggu estetika wajah perkotaan. Terlebih, kata dia, kawasan Jalan Siliwangi merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat dan menjadi kawasan pertokoan yang setiap harinya ramai dikunjungi warga.

“Tidak hanya sekedar penataan dari awal saja, tetapi yang paling penting bagaimana memelihara lingkungan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Putu Bagiasna, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan terhadap lampu penerangan yang kondisinya bergelantungan tersebut.

“Haturnuhun informasinya a, saya sudah koordinasi dengan tim yang di lapangan. Besok diperbaiki,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai penyebab lampu tersebut hampir jatuh, Putu mengaku belum dapat memastikan secara pasti. Namun, ia menduga kondisi itu bisa saja disebabkan oleh adanya pihak yang sengaja merusak atau mengganggu fasilitas penerangan tersebut.

“Kalau kena angin tidak mungkin, soalnya kan besi. Bisa jadi ada yang usil, tetapi nanti tim akan memastikan setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan,” katanya.