KUNINGAN – Pagi yang semestinya menjadi awal aktivitas bagi seorang pelajar di Kabupaten Kuningan justru berakhir tragis. Seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 06.20 WIB.

Korban berinisial KZF, warga Kecamatan Cidahu, sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam saat terlibat kecelakaan dengan sebuah Dump Truck Mitsubishi Canter Fuso warna kuning.

Peristiwa maut tersebut terjadi ketika korban melaju dari arah Cieurih menuju Ciawigebang. Saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga hendak mendahului dump truck yang melaju searah di depannya.

Korban kemudian mengambil jalur ke kanan. Namun, saat melakukan manuver tersebut, sepeda motor yang dikendarainya diduga kehilangan kendali hingga terjatuh.

Nahas, tubuh korban kemudian terjatuh ke sisi kendaraan berat tersebut. Bagian kepala korban terlindas ban belakang sebelah kanan dump truck bernomor polisi E-9612-YC.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah pada bagian kepala. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD 45 Kuningan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, sekitar pukul 06.20 WIB. Dalam kejadian ini satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu, pengemudi dump truck berinisial Uu (58), warga Kabupaten Majalengka, tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.

Petugas Satlantas Polres Kuningan langsung melakukan penanganan di lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, mendokumentasikan lokasi, mengecek kondisi korban di rumah sakit, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Iptu Sri Martini mengatakan, proses pemeriksaan masih dilakukan untuk mengetahui secara pasti rangkaian dan penyebab kecelakaan tersebut.

“Petugas sudah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, meminta keterangan para saksi serta melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan,” tutupnya.

Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan.