KUNINGAN – Dugaan keterlibatan anggota legislatif dalam pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menjadi sorotan dalam aksi demonstrasi mahasiswa di Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026).

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, mempersilakan adanya pelaporan apabila terdapat indikasi anggota dewan yang terlibat dalam proyek yang bersumber dari APBN maupun APBD. Menurutnya, aturan perundang-undangan secara tegas melarang anggota DPRD, TNI, Polri maupun aparatur sipil negara mengerjakan proyek yang dibiayai negara.

“Siapapun boleh mempunyai dapur SPPG, tapi yang tidak boleh itu sesuai dengan undang-undang bahwa setiap anggota dewan, anggota TNI, anggota Polri, itu tidak boleh mengerjakan kegiatan atau proyek yang bersumber dari APBN atau APBD,” kata Zul usai aksi.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya tuntutan mahasiswa yang menyinggung dugaan sejumlah anggota DPRD memiliki dapur MBG. Nuzul menegaskan, setiap informasi yang berkembang harus dibuktikan dan ditelusuri lebih lanjut.

“Kalau misalnya ada sinyalemen itu, kita teliti lagi apakah yayasannya milik dia sendiri atau milik siapa,” ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan itu juga menegaskan bahwa partainya telah lebih dulu mengeluarkan larangan kepada para kader untuk terlibat dalam program MBG demi mencari keuntungan.

“Kalau PDI Perjuangan sudah sangat tegas. Dari tiga bulan yang lalu Ketua Umum melarang kepada anggota PDI Perjuangan untuk terlibat dalam MBG dan tidak boleh memanfaatkan keuntungan dari MBG tersebut,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan anggota dewan terlibat sebagai pemasok atau supplier, Nuzul menyebut hal tersebut berbeda karena berkaitan dengan aktivitas perdagangan. Meski demikian, ia menekankan bahwa dugaan kepemilikan yayasan tetap harus diverifikasi.

“Kalau supplier kan orang dagang. Yang paling penting kalau misalnya ada sinyalemen itu, silakan diteliti apakah yayasannya betul milik yang bersangkutan atau tidak,” katanya.