KUNINGAN — Sejumlah wilayah di Kecamatan Cigugur dan sekitarnya dijadwalkan mengalami pemadaman listrik pada Kamis, 19 Februari 2026. Pemadaman dilakukan oleh PT PLN (Persero) sebagai bagian dari pekerjaan penggantian trafo distribusi tegangan menengah 20 kilovolt (kV).

Dalam pengumuman resminya, PLN menyebutkan bahwa pemadaman terencana ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Wilayah yang terdampak meliputi Desa Cipari, Desa Cisantana, sebagian Desa Cigugur, BTN Cigugur, Rageman Cafe, Arunika, Pabrik Susu Laras Ati, PDAM Cigugur, serta PDAM Cipari.

Pemadaman dijadwalkan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Selama rentang waktu tersebut, aliran listrik di wilayah terdampak akan dihentikan sementara guna mendukung proses penggantian dan penyesuaian peralatan distribusi.

“Pekerjaan ini dilakukan demi menjaga stabilitas jaringan dan meminimalkan gangguan listrik di kemudian hari,” demikian bunyi keterangan tertulis PLN yang disampaikan kepada pelanggan.

PLN juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha di wilayah terdampak agar dapat menyesuaikan aktivitasnya selama masa pemadaman. Bagi pelanggan yang menggunakan generator set (genset), perusahaan meminta agar instalasi genset dipisahkan dari jaringan PLN untuk menghindari risiko gangguan teknis maupun kecelakaan kerja.

PLN dalam keterangannya juga meminta dukungan masyarakat agar pekerjaan berjalan sesuai jadwal.

Menurut keterangan PLN, apabila pekerjaan penggantian trafo dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, maka aliran listrik akan segera dinormalkan tanpa harus menunggu hingga pukul 14.00 WIB. Namun, perusahaan juga membuka kemungkinan adanya penyesuaian waktu apabila terjadi kendala teknis di lapangan.

Pemadaman terencana semacam ini, menurut PLN, merupakan bagian dari pemeliharaan rutin jaringan distribusi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah gangguan lebih besar, seperti pemadaman mendadak akibat kerusakan peralatan.

Bagi warga, pemadaman ini berpotensi memengaruhi aktivitas rumah tangga, pelayanan air bersih, hingga operasional sejumlah tempat usaha. Karena itu, PLN mengimbau pelanggan untuk mempersiapkan diri, termasuk mengamankan peralatan elektronik dan mengatur jadwal kerja selama listrik padam.

Dengan adanya penggantian trafo distribusi ini, PLN berharap kualitas pasokan listrik di wilayah Cipari, Cisantana, dan Cigugur dapat meningkat serta lebih andal dalam jangka panjang. (ali)