KUNINGAN – Himpunan Mahasiswa Kuningan Indonesia (HMKI) dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0615 Kuningan duduk bersama membahas berbagai hal mulai bela negara hingga ketahanan pangan.
Pertemuan digelar di Markas Kodim Kuningan, Selasa (23/9), dan diterima langsung oleh, Kasdim 0615 Kuningan, Kapten Kav Suharto. Sedangkan HMKI dipimpin oleh Ketua Umum, Rifqi Fadhilah.
Agenda utama audiensi tersebut sebagai bentuk membangun sinergi nyata dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya menghadapi tantangan ketahanan pangan, mitigasi bencana, bela negara, hingga penguatan ekonomi lokal.
Kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk menerjemahkan visi Kuningan Melesat sekaligus menyelaraskan dengan visi nasional Asta Cita Presiden Prabowo.
Ketua Umum HMKI, Rifqi Fadhillah, menekankan bahwa pemuda tidak ingin hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi aktor perubahan.
“Kami melihat kolaborasi segitiga antara TNI, Pemuda, dan Pemerintah Daerah adalah kunci keberhasilan. Kodim punya jaringan kuat hingga ke desa-desa, sementara HMKI membawa energi muda, pengetahuan, dan jejaring nasional. Jika digabungkan, dampaknya akan lebih besar bagi Kuningan,” ujarnya.
Dalam paparannya, HMKI juga menyajikan data konkret. Kuningan memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan, dengan kontribusi sektor pertanian mencapai Rp 8,25 triliun (2024) dan 735 sumber mata air.
