KUNINGAN — Keamanan transportasi publik menjelang mudik Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Kuningan dipastikan dalam kondisi prima. Setelah “maraton” inspeksi selama empat hari (2–5 Maret 2026), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan mengonfirmasi bahwa armada angkutan darat dan para awak bus siap melayani lonjakan pemudik tanpa kompromi pada keselamatan.

Operasi Inspeksi Keselamatan (Rampcheck) ini tidak hanya “ngetem” di terminal, namun tim gabungan langsung “menjemput bola” dengan mendatangi markas-markas perusahaan otobus (PO) legendaris. Mulai dari Terminal Tipe A Kertawangunan hingga sejumlah kantong parkir PO besar seperti Luragung Jaya Group, AKA Panorama Wisata, Bukit Jaya Mandiri, Pecel Balap, Tunggal Jaya Transport, hingga Rafael KNP Wijaya.

Bukan sekadar formalitas, petugas memeriksa detail tiga pilar kelaikan mulai dari administrasi, teknis, dan kesiapan awak. Rem yang pakem, kondisi ban yang tidak botak, sistem kemudi, hingga kelengkapan kartu uji berkala (KIR) dibedah satu per satu oleh tim ahli.

“Rampcheck ini adalah benteng preventif kita. Kita ingin memastikan warga yang mudik tidak perlu was-was dengan kondisi bus yang mereka tumpangi,” tegas salah satu petugas Dishub di sela pemeriksaan di Pool Luragung Jaya.

Yang paling krusial, operasi kali ini melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan untuk “menggeledah” kondisi fisik para sopir dan kondektur melalui tes urine mendadak. Hasilnya menggembirakan, seluruh awak bus dinyatakan negatif narkoba.

Kepala BNNK Kuningan Agus Mulya menekankan bahwa keselamatan ratusan nyawa penumpang ada di ujung jempol pengemudi. “Deteksi dini ini wajib. Sopir bus yang bersih dari narkotika adalah syarat mutlak untuk menekan angka kecelakaan di jalur mudik yang penuh risiko,” ungkapnya.

Ketajaman pemeriksaan ini merupakan buah kerja sama apik antara Satlantas Polres Kuningan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, hingga Subdenpom setempat. Meskipun secara umum armada dinyatakan laik jalan, petugas tetap menemukan catatan kecil seperti kelengkapan administratif dan kebutuhan perawatan minor yang wajib segera diperbaiki pengelola PO sebelum bus-bus tersebut mengaspal di jalur mudik.

Dishub Kuningan menyadari bahwa lonjakan mobilitas tahun ini akan luar biasa. Dengan rampcheck yang menyasar langsung ke pool-pool bus, pemerintah daerah berupaya menjamin bahwa transportasi publik di Kuningan tetap tertib, selamat, dan yang paling penting yaitu bebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba. (ali)