Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Olahraga

Becek dan Licin, Pemuda GSJ Urunan Perbaiki Sarana Olahraga

KUNINGAN – Peran pemuda sebagai agen perubahan kembali terlihat di Dusun Graha Sarana Jaya (GSJ), Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Satu-satunya lapang olahraga voli yang tersedia kembali diperbaiki untuk mendukung aktivitas pemuda.

Melalui inisiatif swadaya, para pemuda setempat bergerak memperbaiki lapangan bola voli yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan kebersamaan warga.

‎Lapangan yang sebelumnya hanya beralaskan tanah dinilai kurang memadai untuk menunjang kegiatan latihan maupun pertandingan. Berangkat dari kepedulian tersebut, para pemuda GSJ berinisiatif melakukan perbaikan dengan cara mengecor permukaan lapangan agar lebih layak digunakan.

‎Menariknya, seluruh proses pembangunan dilakukan secara mandiri melalui patungan dan kas pemuda, tanpa bergantung pada bantuan pihak luar. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci utama terlaksananya kegiatan tersebut.

‎Salah satu pemuda setempat, Rakim, menyebut bahwa langkah ini bukan sekadar membangun fasilitas olahraga, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata pemuda dalam pembangunan desa.

‎“Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami ingin pemuda di sini punya ruang yang positif untuk berkembang,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, meski dengan fasilitas sederhana sebelumnya, semangat pemuda GSJ dalam bermain bola voli tidak pernah surut. Bahkan, dari lapangan tersebut telah lahir atlet yang mampu tampil di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kuningan, serta banyak yang aktif mengikuti turnamen antar desa.

‎Dengan adanya perbaikan lapangan, diharapkan kualitas latihan semakin meningkat dan mampu mendorong lahirnya lebih banyak atlet berprestasi dari desa. Lebih dari itu, gerakan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda tidak hanya sebagai penonton dalam pembangunan, tetapi mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungannya.

‎”Kami berharap, langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat menginspirasi pemuda di wilayah lain untuk turut berkontribusi membangun desa secara mandiri dan berkelanjutan,” tutupnya. (Icu)

Baca Juga :  KKN di Malaysia, Mahasiswa PTMA Jadi Duta Pendidikan dan Budaya