
KUNINGAN – Koperasi Agri Berkah bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan baru saja belajar tata kelola ayam petelur ke Blitar Jawa Timur. Upaya itu dilakukan atas bantuan Bank Indonesia Cabang Cirebon.
Kabupaten Blitar merupakan salah satu sentra produksi telur utama di Indonesia. Saat ini, daerah tersebut memiliki lebih dari 4.421 peternak dengan jumlah ayam petelur mencapai lebih dari 20,5 juta ekor. Kemampuan memproduksi telur hampir 141.000 ton per tahun.
Di antara lokasi yang menjadi tujuan kunjungan pada, Jumat (24/4/2026) itu antara lain Pertanian dan Peternakan Organik atau Eco Farming Circular, Koperasi Ben Giat Tani, Koperasi Kartini, dan PT. Jatinom Indah Group. Studi tiru itu merupakan upaya BI untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pembiayaan, dan pelaku usaha dalam menciptakan klaster peternakan yang kompetitif dan berkelanjutan.
Kunjungan juga dilakukan untuk mempelajari teknik budidaya modern, manajemen kandang, dan teknologi peternakan agar klaster binaan BI dapat meningkatkan performance dan hasil produksi secara optimal. Kemudian, dipahami juga tata kelola manajemen bisnis peternakan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, untuk menciptakan efisiensi biaya dan meningkatkan pendapatan peternak.
Kepala Diskanak Kabupaten Kuningan, Dr. H. Asep Taufik Rohman, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Pihaknya berterima kasih kepada BI Cabang Cirebon yang sudah mengawal peternak di Kuningan sehingga mendapat pengetahuan lebih tentang tata kelola dan sejenisnya.
“Kuningan memiliki potensi besar sebagai penyangga kebutuhan pangan di Jawa Barat, terkhusus sektor peternakan,” tuturnya.
Menurutnya, berdasarkan jurnal kebijakan ekonomi dan keuangan, Kabupaten Kuningan berkontribusi dalam produksi telur ayam sekitar 7,6 persen dari seluruh produksi telur di Provinsi Jawa Barat. Saat ini, Kuningan berada pada urutan ke 4 dari 27 kabupaten/kota.
“Perkembangan produksi telur mengalami kenaikan luar biasa, ini menjadi potensi dan peluang bagi Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.
Keberadaan Koperasi Agri Berkah Kemuning, lanjutnya, harus menjadi katalisator dalam pemberdayaan dan pengembangan Peternak Ayam Petelur di Kabupaten Kuningan. Koperasi harus hadir dan ikut serta dalam mensejahterakan Peternak di Kabupaten Kuningan serta turut serta dalam mensukseskan Visi Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, Ketua Koperasi Agri Berkah Kemuning, Dadan Bahrul Umam, berterima kasih kepada BI Cabang Cirebon yang menggandengnya untuk melakukan studi tiru ke Kabupaten Blitar. Menurutnya, perjalanan itu menambah pengalaman dan pelajaran baru untuk melakukan inovasi.
“Kami terus berupaya menghimpun aspirasi dari para peternak. Mudah-mudahan BI Cabang Cirebon terus melakukan pendampingan supaya kami memberikan kontribusi nyata di Kabupaten Kuningan,” tuturnya.
Harapan yang sama juga disampaikan kepada Pemkab Kuningan, yakni harus memaksimalkan pemberdayaan dan pengembangan supaya keberadaan Koperasi bisa mencerminkan wadah usaha bersama untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan ekonomi anggota.
“Kami berharap koperasi bisa tumbuh menjadi kuat, sehat, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi perkembangan ekonomi nasional yang semakin dinamis dan penuh tantangan,” pungkasnya.
Penulis: M. Isman || Editor: Sopandi




