KUNINGAN – Ratusan Mahasiswa Kuningan akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuningan, Rabu, (17/6/2026) pukul 10.00 WIB. Hal tersebut diputuskan saat konsolidasi yang digelar di Pandapa Paramarta, Senin Malam, (15/6/2026).

Gabungan organisasi tersebut di antaranya, PMII, GMNI, IMM, HMI, KAMMI, BEM STAIKU, BEM UNISA, dan Permahi. Dalam konsolidasi tersebut, dibahas berbagai isu nasional, mulai dari Tata Kelola MBG, Undang-undang Polri, KDMP, hingga naiknya harga bensin non subsidi.

Ihab Sihabudin, selaku Koordinator Lapangan (Koorlap) menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai kebijakan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan aspirasi masyarakat. Sejumlah isu yang berkembang saat ini menjadi perhatian bersama dan perlu dikawal agar pelaksanaannya benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujarnya usai konsolidasi.

Menurutnya, aksi yang akan digelar merupakan hasil kesepakatan bersama berbagai organisasi mahasiswa di Kabupaten Kuningan. Massa aksi diperkirakan mencapai ratusan orang dengan titik konsentrasi di depan Gedung DPRD Kuningan.

Ia menegaskan, demonstrasi akan berlangsung secara damai dengan mengedepankan penyampaian aspirasi secara terbuka dan tertib.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga kondusivitas, tidak mudah terprovokasi, serta menjadikan demonstrasi ini sebagai ruang penyampaian aspirasi yang santun dan bermartabat,” katanya.

Selain menyampaikan tuntutan terkait sejumlah isu nasional, mahasiswa juga berencana menyerahkan pernyataan sikap kepada DPRD Kuningan agar aspirasi yang disuarakan dapat diteruskan kepada pemerintah pusat.

Titik kumpul massa aksi direncanakan di Lapangan Pandapa Paramarta. Mengingat jumlah peserta yang diperkirakan mencapai ratusan orang.