MAJALENGKA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Sabtu malam (14/3/2026). Informasi yang dirilis pukul 21.03 WIB itu menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah daerah.

Berdasarkan pemantauan radar cuaca, kondisi tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 21.13 WIB. Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Bandung, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Bandung Barat.

Di Kabupaten Kuningan, beberapa kecamatan yang diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kadugede, Ciniru, Garawangi, Kuningan, Jalaksana, Kramatmulya, Darma, Cigugur, Nusaherang, Cipicung, Japara, Hantara, serta Sindangagung.

BMKG juga mencatat potensi perluasan wilayah hujan ke sejumlah daerah lain di Jawa Barat. Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi sebagian Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Majalengka, Indramayu, dan Purwakarta. Selain itu, beberapa kota seperti Bandung, Cimahi, Tasikmalaya, Banjar, dan Cirebon juga berpotensi mengalami kondisi cuaca serupa.

Untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan dapat terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Sumber, Talun, Palimanan, Weru, Kedawung, Gunung Jati, Arjawinangun, Gegesik, hingga Kaliwedi.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 23.30 WIB. Situasi ini berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, seperti genangan air di jalan, pohon tumbang akibat angin kencang, serta gangguan aktivitas masyarakat pada malam hari.

Masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi sambaran petir di area terbuka. Sementara itu, pengendara kendaraan bermotor diminta lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat hujan lebat karena jarak pandang dapat berkurang secara signifikan.

BMKG juga mengingatkan bahwa informasi peringatan dini cuaca bersifat dinamis dan dapat diperbarui sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Karena itu, masyarakat disarankan memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal informasi resmi BMKG.

Dengan meningkatnya potensi hujan di sejumlah wilayah Jawa Barat pada malam hari ini, warga diharapkan tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas, terutama di daerah yang rawan genangan dan terpaan angin kencang. (ali)