KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, secara resmi membuka rangkaian Seren Taun 2026 yang digelar Paseban Cigugur, Kuningan. Acara diawali dengan prosesi penyalaan seribu obor atau Damar Sewu, pada Rabu, 3/6/2026 malam.

Damar Sewu menjadi simbol cahaya yang menandai dimulainya Seren Taun. Upacara adat tahunan itu merupakan ungkapan syukur atas hasil bumi yang didapatkan selama satu tahun ke belakang. 

Dalam sambutannya, Bupati Dian, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan komunitas warga Paseban yang konsisten merawat tradisi. Pihaknya sangat menyambut baik kegiatan tersebut karena menjadi bagian dari pelestarian budaya.

“Saya sangat mengapresiasi panitia dan Komunitas Paseban yang telah merawat tradisi dan kearifan lokal. Mudah-mudahan kearifan lokal ini bisa terus dijaga bersama praktisi budaya,” tuturnya.

Menurutnya, tradisi yang terawat akan menguatkan Kuningan sebagai daerah wisata. Kwtika mendapat kunjungan wisata dari berbagai pihak, hal itu akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Selain itu, benteng budaya Seren Taun juga menjadi cerminan bahwa Kuningan menghargai tradisi. Hal itu salah satu benteng terakhir untuk menghadapi penetrasi budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai kita.

Sementara itu, Plt. Kepala Disporapar Kuningan, Aris Susandi, menyebut bahwa skala kegiatan seren tahun kali ini digelar lebih besar berskala nasional dan akan berlangsung selama satu minggu ke depan.