KUNINGAN — Kegiatan pengawasan yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ika Siti Rahmatika, di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, membuka ruang diskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dalam pertemuan yang berlangsung di Jalan Raya Cigugur No. 37 itu, sejumlah isu mulai dari harga kebutuhan pokok hingga penguatan ekonomi masyarakat menjadi pembahasan utama.

Forum tersebut mempertemukan unsur masyarakat dengan wakil rakyat dalam suasana diskusi yang relatif terbuka. Beberapa program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat menjadi sorotan, terutama yang berkaitan dengan stabilitas harga pangan, ketahanan pangan rumah tangga, kesehatan masyarakat, serta penguatan sektor usaha kecil.

Salah satu agenda yang muncul dalam pembahasan adalah rencana pelaksanaan Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) menjelang Hari Raya Idul Adha. Program ini dipandang sebagai langkah antisipatif untuk menjaga daya beli masyarakat ketika harga sejumlah kebutuhan pokok cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa operasi pasar bersubsidi diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga komoditas di tingkat pasar.

Selain isu harga pangan, pembahasan juga menyinggung pentingnya memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Salah satu gagasan yang muncul adalah penyelenggaraan pelatihan budidaya tanaman bagi masyarakat serta penyediaan bibit tanaman pangan.

Pendekatan tersebut dinilai dapat membantu masyarakat mengembangkan sumber pangan secara mandiri, terutama melalui pemanfaatan lahan di sekitar rumah. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Di luar sektor pangan, diskusi juga mengangkat pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan melalui aktivitas olahraga. Dalam pembahasan disebutkan bahwa kegiatan olahraga bersama di lingkungan masyarakat dapat menjadi langkah sederhana untuk mendorong pola hidup sehat.

Selain menyentuh aspek kesehatan, kegiatan pengawasan tersebut juga menyoroti upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam forum tersebut dibahas rencana pelatihan kewirausahaan serta penyelenggaraan pameran produk UMKM sebagai sarana untuk memperluas jaringan pemasaran produk lokal.

Bagi banyak pelaku usaha kecil, akses terhadap pelatihan dan promosi produk masih menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, dukungan dari pemerintah daerah melalui berbagai program pemberdayaan dinilai penting untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.

Pembahasan lain yang juga mengemuka adalah mengenai pengembangan koperasi sebagai wadah ekonomi berbasis kebersamaan. Koperasi dinilai masih memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat mengelola kegiatan ekonomi secara kolektif.

Menurut Ika Siti Rahmatika, kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh DPRD tidak hanya bertujuan mengevaluasi jalannya program pemerintah, tetapi juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Melalui pertemuan seperti ini, berbagai kebutuhan masyarakat dapat teridentifikasi, sehingga program pembangunan yang dirancang pemerintah dapat lebih tepat sasaran.

“Pengawasan juga menjadi ruang dialog untuk mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” kata Ika.

Berbagai isu yang muncul dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesejahteraan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan satu sektor saja. Stabilitas harga pangan, penguatan ekonomi lokal, kesehatan masyarakat, serta ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya yang saling berkaitan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan koordinasi antara pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait, program-program yang dibahas dalam kegiatan pengawasan itu diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Cigugur dan sekitarnya. (ali)