
CIREBON — Kepanikan sempat menyelimuti arus lalu lintas di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Sabtu malam, (31/1/2026). Sebuah mobil Honda Brio tiba-tiba mengeluarkan api dari bagian depan saat melintas di depan Transmart Cirebon. Asap hitam pekat membumbung, memancing perhatian warga dan pengendara yang melintas di salah satu ruas jalan tersibuk kota itu.
Mobil Honda Brio berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi B 2203 SZL tersebut dikemudikan oleh Ayuni Sri Wahyuni, 31 tahun, pegawai honorer asal Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Saat kejadian, Ayuni tengah melaju dari arah Koramil 1401 Kesambi menuju pusat kota. Ia tak menyadari adanya masalah hingga beberapa pengendara dan warga berteriak memperingatkan bahwa bagian depan mobilnya mengeluarkan api.
“Pengemudi langsung menghentikan kendaraannya di depan Transmart setelah diberi tahu warga. Kondisinya panik dan langsung keluar dari mobil,” kata Kapolsek Kesambi Polres Cirebon Kota, Iptu. Suganda, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu malam.
Api terlihat menjalar di area kap mesin. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi spontan memberikan pertolongan awal. Anto, 47 tahun, saksi mata di lokasi, mengatakan warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Kami siram pakai air supaya apinya tidak membesar,” ujarnya.
Upaya warga kemudian diperkuat oleh petugas keamanan Transmart Cirebon. Arudin, 44 tahun, yang bertugas sebagai sekuriti, segera mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dari dalam area pusat perbelanjaan. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke seluruh badan kendaraan.
Menurut Iptu. Suganda, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.15 WIB. Personel kepolisian dari Polsek Kesambi, Unit Laka Lantas, dan Satlantas Polres Cirebon Kota segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan, mengatur lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan saksi.
“Hasil pengecekan awal menunjukkan dugaan kuat kebakaran dipicu gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan, khususnya di area head lamp, fog lamp, relay, atau soket lampu. Panas berlebih menyebabkan komponen plastik di bagian depan meleleh dan memicu api,” ujar Suganda.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup serius. Polisi juga membantu menghubungi pihak bengkel dan kendaraan derek untuk mengevakuasi mobil dari badan jalan guna mencegah kemacetan dan potensi bahaya lanjutan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan. Ia juga menyarankan pengendara untuk menyediakan APAR di dalam mobil sebagai langkah antisipasi.
“Jika terjadi situasi darurat di jalan, segera hubungi kepolisian atau layanan Polisi 110 agar penanganan dapat dilakukan cepat dan aman,” kata Aris.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa gangguan kecil pada kendaraan dapat berujung pada risiko besar, terutama di tengah lalu lintas kota yang padat. (frans)




