KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan belum lama ini turun langsung menangani tanaman Eceng Hondok yang menutupi Waduk Darma. Namun, keberadaan tanaman tersebut masih terlihat di sejumlah pesisir waduk dan belum sepenuhnya hilang.

Pantauan di lokasi, Eceng Gondok masih mengapung dan berkumpul di beberapa sisi tepian waduk, tepatnya di Desa Jagara. Meski tidak lagi menutupi sebagian besar permukaan seperti sebelumnya, sisa-sisa tanaman tersebut masih tampak terbawa arus dan angin hingga menumpuk di area tertentu.

Seperti yang diketahui, pesisir Waduk Darma di Desa Jagara menjadi salah satu tempat rekreasi untuk bersantai sambil menikmati senja. Namun, keberadaan tanaman invasif tersebut kerap mengganggu keindahan kenyamanan pengunjung yang datang untuk menikmati suasana Waduk Darma.

Abdul Rohman, salah seorang pengunjung, mengungkapkan bahwa kondisi waduk saat ini memang sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu lalu ketika Eceng Gondok menutupi permukaan air. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan pembersihan lanjutan agar kawasan wisata tersebut kembali terlihat bersih dan indah.

“Kalau dibandingkan sebelumnya sudah lebih bagus, tapi masih ada yang numpuk di pinggir. Sayang kalau dibiarkan, karena tempat ini kan banyak didatangi orang untuk menikmati pemandangan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, keberadaan Eceng Gondok yang tersisa tidak hanya mengurangi keindahan waduk, tetapi juga dikhawatirkan kembali berkembang dan menyebar apabila tidak segera ditangani secara rutin.

“Kami mengapresiasi yang waktu itu Pemerintah Kabupaten dengan menggandeng berbagai stakeholder untuk membersihkan tanaman ini, tapi memang harus terus dipantau. Tak hanya satu kali, harus berkali-kali,” tuturnya.

Ia berharap, upaya penanganan Eceng Gondok di Waduk Darma dapat dilakukan secara berkelanjutan agar tanaman tersebut tidak kembali menutupi permukaan air dan mengganggu aktivitas masyarakat maupun sektor pariwisata.

Menurutnya, Waduk Darma merupakan salah satu destinasi andalan Kabupaten Kuningan yang banyak dikunjungi wisatawan, terutama pada sore hari untuk menikmati panorama dan suasana matahari terbenam. Oleh karena itu, kebersihan kawasan waduk perlu terus dijaga.

“Kalau bersih tentu pengunjung akan lebih nyaman. Semoga ada penanganan rutin sehingga eceng gondok tidak tumbuh lagi secara masif seperti sebelumnya,” tutupnya.