Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

Fadli Zon Terima Oleh-oleh Batik Khas Paseban

Kunjungan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon ke Paseban, Cigugur, Sabtu (4/4/2026)

KUNINGAN  Kunjungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Fadli Zon, ke Kabupaten Kuningan mendapat kesan mendalam, tidak hanya dari sisi agenda kegiatan, tetapi juga dari kekayaan budaya lokal yang diperkenalkan.

Salah satu momen menarik terjadi saat dirinya menerima oleh-oleh berupa batik khas Paseban, yang dikenal sarat makna filosofis dan kearifan lokal.

‎Batik Paseban yang diserahkan tersebut merupakan karya perajin lokal Kuningan yang mengangkat motif-motif bernuansa alam dan budaya daerah. Motif yang ditampilkan tidak sekedar estetika, namun juga mencerminkan nilai sejarah, spiritualitas, serta identitas masyarakat setempat.

‎Fadli Zon mengaku terkesan dengan kualitas dan makna yang terkandung dalam batik tersebut. Ia menilai, produk budaya, termasuk batik Paseban, memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan dipromosikan hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

‎”Ini luar biasa, batiknya bukan hanya indah, tetapi juga penuh makna. Saya kira ini bisa terus dikembangkan dan menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya, Sabtu, (4/4/2026).

‎Ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan tersebut, sekaligus mengapresiasi sambutan hangat dari masyarakat Kuningan yang dinilainya begitu menjaga nilai-nilai tradisi dan budaya.

‎”Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi di Paseban untuk melihat sejumlah aset budaya yang ada di sini. Baik berupa tokoh, batik, joglo, sampai manuskrip, dan juga wayang kulit yang sangat indah, sangat bagus,” ujarnya.

‎Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya secara bersama-sama. Menurutnya, pelestarian tidak hanya berhenti pada menjaga, tetapi juga memastikan manfaatnya agar tetap lestari dan berkelanjutan

‎”Kita harus sama-sama menjaga warisan budaya ini, tidak berhenti untuk menjaga, kita harus menjaga kemanfaatannya bersama-sama supaya lebih lestari dan juga ada keberlanjutan,” tambahnya.

‎Melalui Kunjungan itu, diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pelestarian budaya, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Kabupaten Kuningan. (Icu)

Baca Juga :  Kemdikdasmen Buka PPG Prajabatan 2025 untuk Lulusan Sarjana