Hindari Tabrakan, Motor Warga Ciporang Masuk Jurang Sedalam 20 Meter

KUNINGAN – Nasib nahas dialami Taufikurrahman (55), warga Kelurahan Ciporang, Kecamatan Kuningan, Senin (15/6/2026) petang. Sepeda motor Honda Vario miliknya terjun ke dalam jurang sedalam sekitar 20 meter setelah dirinya berusaha menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB saat Taufikurrahman dalam perjalanan pulang menuju rumah. Ketika melintas di jalan menurun dengan kecepatan cukup tinggi, tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan yang menyalip kendaraan lain.

Kondisi tersebut membuat Taufikurrahman panik dan secara spontan membanting setir ke arah bahu jalan. Akibatnya, motor yang dikendarainya masuk ke dalam jurang. Beruntung, ia sempat melepaskan kendaraannya sehingga terhindar dari kemungkinan terjatuh lebih dalam dan tidak mengalami luka.

Seorang warga yang berada di belakangnya kemudian segera menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.

Menerima laporan tersebut, Regu 2 UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan langsung bergerak ke lokasi pada pukul 17.30 WIB. Empat personel dengan satu unit kendaraan operasional dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian.

Dengan menggunakan peralatan penyelamatan, petugas berhasil mengevakuasi sepeda motor yang berada di dasar jurang sedalam sekitar 20 meter hanya dalam waktu kurang lebih 20 menit.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalan menurun dan berkelok.

“Alhamdulillah korban selamat dan kendaraan berhasil dievakuasi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Apabila membutuhkan layanan kebakaran maupun penyelamatan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Damkar Kuningan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, sepeda motor milik Taufikurrahman mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.