
KUNINGAN – Universitas Kuningan (Uniku) kembali memperkuat langkah internasionalisasinya. Melalui kerjasama dengan International Cultural Communication Centre Malaysia (ICCCM), peluang mahasiswa dan dosen UNIKU untuk terlibat dalam berbagai program internasional kini semakin terbuka lebar.
Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Uniku dan ICCCM yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (9/6/2026).
Kolaborasi tersebut menjadi pintu masuk bagi pengembangan berbagai program internasional, mulai dari pertukaran mahasiswa, konferensi internasional, hingga pengabdian kepada masyarakat lintas negara yang melibatkan sivitas akademika Uniku.
Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, mengatakan bahwa kerjasama tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas pengalaman global bagi mahasiswa dan dosen.
“Kami berharap dapat menjalin kolaborasi internasional dalam berbagai bidang, di antaranya penyelenggaraan dan partisipasi dalam konferensi internasional, program mobilitas mahasiswa (student mobility), serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional,” ujarnya.
Menurut Anna, internasionalisasi perguruan tinggi saat ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Karena itu, Uniku terus berupaya menghadirkan peluang bagi mahasiswa untuk berinteraksi dan belajar dalam lingkungan global.
Sementara itu, Wakil Rektor III Uniku, Prof. Agus Yadi Ismail, menegaskan bahwa kerjasama internasional harus mampu diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika.
Ia berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak berhenti pada dokumen administratif semata, tetapi dapat melahirkan berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen secara aktif.
Dari pihak ICCCM, Kepala Regional ASEAN ICCCM, Miss Ann, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Uniku dalam memperluas jejaring internasional. Ia menilai kerja sama ini berpotensi menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas jaringan program ICCCM dan ITEA di Indonesia.




