Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

Janji Tahap Satu Belum Terealisasi, PGRI Kawal Pembayaran Dana Taspen P3K

Ketua PGRI Kuningan, Ida Suprida

KUNINGAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kuningan memastikan bahwa dugaan penggelapan dana Taspen P3K bukan sekedar isu. Menurut Ketua PGRI Kuningan, Ida Suprida, dugaan tersebut sudah terverifikasi dan sedang dikawal supaya segera dibayarkan.

‎Ida mengungkapkan bahwa keluhan terkait dana Taspen pertama kali disampaikan oleh para guru P3K melalui pengurus cabang. Informasi tersebut kemudian dihimpun dan dikroscek langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan.

‎“Hasilnya, data itu memang ada. Jadi ini bukan lagi dugaan,” tegasnya, Kamis, (16/4/2026).

‎Menurutnya, tunggakan iuran dana Taspen tersebut terjadi sejak tahun 2024 dengan durasi yang bervariasi. Ada guru yang menunggak selama dua hingga tiga bulan, bahkan sebagian besar mencapai enam bulan. Nilai iuran pun beragam, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per bulan perorang.

‎Ia menyebut, pada masa Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Disdikbud Purwadi Hasan Darsono, telah disepakati skema penyelesaian. Pembayaran tahap pertama direncanakan dilakukan pada Maret 2026, dengan target pelunasan keseluruhan pada Juni 2026. Namun hingga kini, kata dia, realisasi tahap awal tersebut belum juga terlaksana.

‎“Kesepakatannya memang Maret dibayar tahap satu, tapi faktanya belum ada realisasi,” ungkapnya.

‎Meski demikian, pihaknya menegaskan posisinya bukan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembayaran, melainkan sebagai pengawal hak-hak guru. Oleh sebab itu, pihaknya mendorong agar kewajiban tersebut segera dituntaskan tanpa menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

‎“Soal sumber anggaran, itu ranah Disdikbud. Kami hanya memastikan hak anggota terpenuhi,” jelasnya.

‎Terkait total nilai tunggakan, Ida menyebut bahwa seluruh data telah disampaikan pihak dinas dalam rapat bersama DPRD Kabupaten Kuningan. Tidak hanya zaman Plt. Purwadi, tetapi juga kepemimpinan Kadis definitif saat ini, Dr. Carlan.

‎Pihaknya berharap komitmen yang telah disepakati dapat segera direalisasikan, sehingga para guru P3K tidak terus dibayangi ketidakpastian atas hak mereka.

Baca Juga :  Angkat Sumpah Jadi P3K, Angkat Tangan di Depan Polisi

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi