
KUNINGAN – Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, mendesak agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuningan segera mengambil langkah kongkret untuk mengatasi persoalan sampah.
Menurutnya, di tengah keterbatasan lahan, kondisi tempat pembuangan sampah akhir di desa Ciniru yang terus dipenuhi sampah berpotensi menimbulkan dampak serius, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
“Masalah sampah ini menjadi problem kita semua. Sampah yang mulai over load itu pastinya akan mengganggu bagi masyarakat di sekitar. Oleh karena itu, DLH segera mengambil solusi terutama mencari lahan untuk bisa mengatasi ini semua,” ujarnya, saat diwawancarai Cikalpedia.id, Senin, (30/3/2026).
Politisi senior PDIP itu juga menyoroti soal minimnya kendaraan pengangkut sampah sebagai penunjang operasional di lapangan. Menurutnya, keterbatasan armada menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengangkutan sampah tidak berjalan optimal.
“Mengenai kendaraan sampah untuk pengirimannya itu juga harus segera dievaluasi, terutama minimnya jumlah kendaraan. Yang paling penting, volume sampah di TPSA Ciniru ini harus ada solusi,” tambahnya.
Selain itu, ia juga akan memanggil pihak DLH jika ada pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan pengelolaan sampah, termasuk keterlambatan pengangkutan maupun penumpukan di sejumlah titik.
Mengenai hal itu, kata Zul, akan dikoordinasikan dengan Komisi III DPRD yang membidangi infrastruktur dan lingkungan hidup. Pihaknya menegaskan, akan mendorong langkah konkret dan terukur dari DLH agar persoalan sampah tidak terus berlarut.
“Kalau ada pengaduan dari masyarakat, kami akan panggil. Tapi nanti saya akan konfirmasi dengan komisi III karena naungannya ada disitu. Biar komisi III yang memanggil,” tutupnya. (Icu)




