KUNINGAN – Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak sebagai langkah penyegaran organisasi. Bertempat di halaman Mapolres Kuningan, Sabtu (2/5/2026), pucuk pimpinan Polres Kuningan secara resmi melaksanakan upacara serah terima jabatan (Sertijab) untuk posisi Wakapolres serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Jabatan Wakapolres Kuningan yang sebelumnya diemban oleh Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., M.M., kini resmi beralih kepada Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., CPHR. Kompol Deny akan melanjutkan pengabdiannya dengan mengemban amanah baru sebagai Wakapolres Garut. Sementara itu, Kompol Eryda sebelumnya memiliki rekam jejak sebagai Ka Siaga 1 Bagdalops Roops Polda Jabar sebelum akhirnya mendarat di “Kota Kuda.”

Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, yang memimpin langsung upacara tersebut, menegaskan bahwa pergeseran posisi adalah bagian dari dinamika sehat dalam institusi Polri. Menurutnya, hal ini krusial untuk pembinaan karier sekaligus memacu performa institusi di lapangan.
Dalam amanatnya, AKBP Muhamad Ali Akbar menitipkan pesan mendalam bagi pejabat baru agar tidak membuang waktu dalam masa transisi.

“Saya berharap Wakapolres yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan situasi dan karakteristik wilayah Kuningan. Membangun sinergi yang solid dengan seluruh personel serta menjaga kekompakan internal adalah kunci utama,” tegas Kapolres.

Beliau juga menggarisbawahi pentingnya pelayanan humanis. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, polisi dituntut untuk tidak hanya sekadar penegak hukum, tetapi juga menjadi solusi responsif bagi masyarakat.

Tak hanya posisi Wakapolres, rotasi juga menyentuh jajaran Polsek dan pengawasan internal. Kapolres Kuningan mengambil sumpah jabatan untuk
Iptu. Trisno Pambudi, S.E. sebagai Kapolsek Cibingbin, menggantikan AKP Afriando yang telah memasuki masa purna tugas (pensiun).

Kemudian Iptu. Dahroji yang dipercaya mengemban tanggung jawab baru sebagai Kasiwas Polres Kuningan.
Menjaga Integritas dan Kepercayaan Publik.

Menutup arahannya, AKBP Muhamad Ali Akbar memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran untuk tetap berada di koridor integritas. Kepercayaan publik (public trust) adalah aset termahal yang harus dijaga melalui kinerja nyata, bukan sekadar seremoni.

“Jaga integritas, hindari segala bentuk pelanggaran, dan terus tingkatkan kepercayaan masyarakat melalui kehadiran kita yang nyata di lapangan,” pungkasnya.

Dengan hadirnya wajah-wajah baru di jajaran struktural ini, diharapkan Polres Kuningan mampu menghadirkan semangat baru dalam menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. ***