KUNINGAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kuningan memastikan akan memberangkatkan 234 atlet untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Total kontingen yang akan dikirim mencapai 453 orang, terdiri dari atlet dan 219 official.

Kepastian tersebut diperoleh setelah rapat pimpinan KONI Kabupaten Kuningan yang digelar Jumat (5/6/2026). Seluruh jumlah kontingen telah disesuaikan dengan hasil pembahasan bersama masing-masing cabang olahraga serta kemampuan anggaran yang dimiliki.

Ketua Harian KONI Kabupaten Kuningan, Toto Suripto menjelaskan, para officialterdiri dari pelatih, paramedis, ketua cabang olahraga hingga jajaran pengurus KONI.

“Official ini terdiri dari para pelatih, paramedis, ketua cabang olahraga dan pengurus KONI Kabupaten Kuningan. Jumlah kontingen ini sudah melalui pembahasan dengan para ketua cabor,” ujarnya.

Sebanyak 234 atlet tersebut akan bertanding pada 31 cabang olahraga yang berhasil lolos babak kualifikasi Porprov Jabar XV. Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang atlet terbanyak dengan 28 atlet, disusul futsal dengan 22 atlet dan sepak bola sebanyak 21 atlet.

Menurut Toto, banyaknya atlet di cabang atletik disebabkan nomor pertandingan yang diperebutkan cukup banyak. Sementara futsal mengirimkan dua tim sekaligus, yaitu putra dan putri.

“Cabor atletik sebanyak 28 atlet, sepak bola 21 atlet dan futsal 22 atlet. Atletik karena kelas yang dipertandingkan cukup banyak, sedangkan futsal kami mengirimkan tim putra dan putri,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Kuningan, Boby Agustan, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah cabang olahraga yang menjadi andalan dalam perburuan medali.

Menurutnya, terdapat lima cabang olahraga unggulan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Kuningan, yaitu atletik, pencak silat, kick boxing, tinju, dan angkat berat.

“KONI Kabupaten Kuningan memiliki lima cabor unggulan, yaitu atletik, pencak silat, kick boxing, tinju, dan angkat berat. Tetapi tidak menutup kemungkinan cabang olahraga lain juga turut mendulang medali,” kata Boby.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Kuningan itu optimistis sejumlah cabang olahraga yang sebelumnya belum pernah mengirimkan atlet justru berpeluang menghadirkan kejutan. Salah satunya futsal yang untuk pertama kalinya mengirimkan tim putra dan putri.

“Futsal sebelumnya kita tidak pernah mengirim atlet. Tetapi sekarang kita kirim tim putra dan putri. Peluangnya terbuka sekali mendapat medali,” katanya.

Adapun Porprov Jawa Barat XV sendiri dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober hingga pertengahan November 2026. Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut akan digelar di tiga daerah, yaitu Kota Bekasi, Bogor, dan  Depok.