Cikalpedia
”site’s ”site’s
Kuningan

Koperasi di Kuningan Hadapi Tantangan Serius

Lena Herlina saat diskusi dengan anak muda untuk pengembangan usaha

Namun, upaya pembinaan koperasi dinilai belum berjalan optimal. Koordinasi antara Dekopinda dan Dinas Koperasi dan UKM masih terbatas, baik dari sisi intensitas maupun dukungan fasilitas. “Koperasi ini seperti bukan prioritas. Perhatiannya kalah dibanding sektor lain,” kata Lena.

Ia memaparkan, jumlah koperasi di Kabupaten Kuningan saat ini mencapai lebih dari 800 unit, ditambah sekitar 376 koperasi Merah Putih yang baru terbentuk. Dari jumlah tersebut, ratusan koperasi belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), yang menjadi indikator utama kesehatan koperasi.

Masalah lain muncul dari koperasi simpan pinjam yang tersandung persoalan hukum hingga berujung ke pengadilan. Meski enggan mengomentari kasus tertentu, Lena mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan koperasi. “Sehat tidaknya koperasi bisa dilihat dari RAT. Kalau RAT saja tidak jalan, itu sudah tanda bahaya,” ujarnya.

Lena menegaskan, keputusannya untuk tidak mencalonkan kembali dalam kepengurusan koperasi bukan tanpa alasan. Ia mengaku ingin lebih fokus mengembangkan usaha serta membina wirausaha pemula, khususnya generasi muda, agar tidak terpaku pada paradigma lama menjadi pegawai negeri.

Ia berharap pemerintah daerah lebih serius memberi perhatian pada koperasi dan UMKM. “Kemandirian ekonomi itu penting. Urusan perut masyarakat tidak bisa ditunda,” katanya. (Ali)

Baca Juga :  DPRD Kuningan Desak Hasil Uji Kompetensi Pejabat Dipublikasikan

Related posts

Mahasiswa UNIKU Sentil Tunjangan Anggota DPRD Kuningan

Ceng Pandi

Srikandi Pemuda Pancasila Kuningan Lawan Pelecehan Seksual: “Kami Tak Akan Diam”

Cikal

Nitrit di Balik Proyek Korup Makan Bergizi Gratis

Alvaro