โLangkah ini adalah bukti nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Kami relokasi SDN 17 ke gedung eks SMA Kosgoro karena fasilitasnya lebih baik dan layak untuk menunjang proses belajar-mengajar,โ ucap Acep.
Ia juga mengingatkan bahwa inisiatif hibah ini sebenarnya telah digagas sejak lama oleh almarhum Pak Unung, salah satu pendiri SMA Kosgoro, yang meyakini bahwa bangunan tersebut harus tetap dimanfaatkan untuk pendidikan, meski sekolah swasta tersebut tak lagi beroperasi.
Simbol Komitmen Bersama Membangun Generasi
Proses hibah ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol kuat dari komitmen lintas sektor untuk terus memperkuat infrastruktur pendidikan di Kabupaten Kuningan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bappeda, dan Bagian Hukum Setda turut serta dalam memproses dan mengawal legalitasnya.
SDN 17 Kuningan kini memiliki rumah baruโbukan hanya bangunan yang lebih layak, tapi juga warisan nilai, sejarah, dan dedikasi dari pejuang pendidikan di masa lalu.
โMari kita rawat dan manfaatkan gedung ini sebaik-baiknya. Ini bukan sekadar bangunan, tapi bukti cinta terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak Kuningan,โ pungkas Bupati Acep.
Langkah Yayasan Kosgoro menjadi teladan bahwa meski lembaga pendidikan bisa bertransformasi, semangat mencerdaskan bangsa tetap bisa hidup dalam bentuk yang berbeda.
