KUNINGAN – Tensi politik yang dinamis menuntut barisan pengawas pemilu memperkuat barisan internal. Memastikan mesin organisasi bergerak seirama, Anggota sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Jawa Barat, Fereddy, menggelar kunjungan kerja taktis ke Kantor Bawaslu Kabupaten Kuningan, Kamis (18/6/2026).

Kedatangan petinggi Bawaslu Jabar ini diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan, Firman, bersama jajaran komisioner, serta Kepala Sekretariat beserta seluruh staf. Kendati bermuatan instruksi komando yang serius, pertemuan lintas struktural ini berlangsung dalam atmosfer yang hangat dan kental dengan nuansa kekeluargaan.

Fokus pembicaraan dikunci pada tiga poin krusial yaitu penguatan soliditas kelembagaan, eskalasi kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta optimalisasi tata kelola organisasi. Formula ini dinilai mendesak guna mendukung efektivitas fungsi pengawasan di tengah tahapan pemilihan yang terus berjalan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan, Firman, menegaskan bahwa keselarasan ritme kerja antara komisioner (pimpinan) dan sekretariat adalah harga mati. Menurutnya, gesekan sekecil apa pun di internal akan berdampak sistemik pada performa lembaga di lapangan.

“Soliditas internal ini fondasi utama. Sinergi yang kokoh antara pimpinan dan sekretariat akan melahirkan iklim kerja yang produktif. Jika di dalam sudah solid, kita akan jauh lebih profesional, adaptif, dan responsif menghadapi segala riak dan tantangan kepemiluan di Kuningan,” ujar Firman.

Sementara itu, Kordiv SDMO Bawaslu Jabar, Fereddy, menguliti anatomi organisasi pengawas. Ia mengingatkan bahwa secanggih apa pun regulasi dan fasilitas yang dimiliki, gerak lembaga sangat bergantung pada integritas personal di dalamnya. Ia meminta jajaran Bawaslu Kuningan menanggalkan ego sektoral dan mulai membangun budaya kerja kolaboratif.

“SDM itu aset utama organisasi, bukan sekadar pelaksana teknis. Makanya, peningkatan kapasitas kompetensi dan pemeliharaan soliditas harus digembleng secara berkala. Lembaga yang disegani dan kuat hanya lahir dari SDM yang berkualitas serta mampu bekerja dalam satu tim yang solid,” ujar Fereddy.

Selain memberikan suntikan motivasi, forum ini juga bertransformasi menjadi ruang evaluasi kritis. Kedua belah pihak membuka rapor kinerja kelembagaan, memetakan hambatan birokrasi internal, dan mendiskusikan solusi taktis untuk mengerek efektivitas pengawasan di wilayah kaki Gunung Ciremai tersebut.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu menginjeksikan semangat kebersamaan baru bagi komisioner dan sekretariat Bawaslu Kuningan. Targetnya jelas yaitu mengunci komitmen kolektif untuk mewujudkan lembaga pengawas yang profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi demi mengawal jalannya demokrasi yang bersih di Jawa Barat. ***