
KUNINGAN – Jelang perhelatan Pekan Olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat, KONI Kabupaten Kuningan terus melakukan seleksi para atlet yang akan bertanding. Salah satu persiapan yang dilakukannya yaitu melakukan wawancara dengan para pengurus cabang olahraga.
Wawancara dilakukan oleh pengurus KONI sejak awal Mei 2026. Dalam wawancara tersebut, KONI melakukan identifikasi potensi atlit yang berpotensi akan mendulang medali.
“Dari hasil wawancara dan pencermatan ini kami pilih lima cabang olahraga yang menjadi unggulan. Kelima cabor itu, atletik, pencak silat, tinju, kick boxing dan angkat berat,” ujar Wakil Bidang II Bidang Pembinaan Atlit, Bobby Agustan.
Kelima Cabor tersebut, Bobby berharap mampu menyumbangkan medali terbanyak. Sebagaimana pengalaman di Porprov sebelumnya kelima Cabor itu bwrhasil menyumbang lebih dari lima belas emas.
Walaupun demikian, KONI Kuningan tetap akan memberangkatkan ratusan atlit dalam ajang yang akan digelar di Kota Bogor, Kota Depok dan Kota Bekasi ini. Ratusan atlit yang dikirim KONI Kuningan hanya akan bertanding di tiga puluh satu cabang olahraga.
“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porprov ini berjumlah enam puluh delapan Cabor. Tapi Kuningan hanya akan mengirimkan di tiga puluh satu Cabor saja,” jelas Bobby.
Sementara itu Ketua KONI Kabupaten Kuningan, Trias Andriana, mengatakan bahwa Porprov kali ini menargetkan minimal menyamai prestasi Porprov sebelumnya. “Kalo terget tentu kita ingin prestas terbaik. Tetapi minimal tidak jauh dari perolehan sebelumya.” tandas Trias.
Dia menyebutkan, pada Porprov sebelumnya Kabupaten Kuningan berada di posisi dua belas. Dengan perolehan 22 emas, 25 perak dan 25 perunggu.
Peluang tersebut yakin didapat karena pada Porprov Jawa Barat tahun ini akan mempertandingkan enam puluh delapan Cabor dan memperebutkan 1156 medali emas.




