CIREBON — Kawasan sibuk di Jalan Raya Gunung Jati, Desa Klayan, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah menjadi arena kepanikan pada Selasa pagi (28/4/2026). Sebuah kebakaran hebat melumat habis sebuah bangunan ruko yang berfungsi ganda sebagai bengkel motor dan toko aki. Hanya butuh waktu kurang dari satu jam bagi api untuk mengubah aset-aset tersebut menjadi puing hitam yang berasap.

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.15 WIB. Didik Nursidik (35), pemilik toko aki asal Ciamis, menjadi orang pertama yang menyadari maut sedang mengintai usahanya. Saat tengah berjaga, kepulan asap tebal disertai lidah api tiba-tiba menyeruak dari dinding samping tepat dari arah bengkel motor yang berdempetan dengan tokonya.

Kapolsek Gunung Jati, AKP Mochamad Komarudin, menyebutkan bahwa dugaan awal pemicu petaka ini adalah hubungan pendek arus listrik atau korsleting di area bengkel. “Api dengan cepat merambat ke bagian bangunan lain karena material di dalamnya yang mudah terbakar,” ungkap Komarudin.

Upaya pemadaman sempat dilakukan secara mandiri oleh warga sekitar menggunakan alat seadanya. Muhamad Ramdani (41), penyewa bengkel, dan Samsudin (61), sang pemilik ruko, turut berjibaku di tengah panasnya jilatan api. Namun, kobaran api yang telah mencapai bagian atap sulit dijinakkan tanpa bantuan profesional.

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 09.21 WIB. Dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam, petugas melakukan pemadaman intensif agar api tidak merembet ke pemukiman padat penduduk yang berada di belakang ruko. Setelah hampir 30 menit bertarung dengan api, situasi akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 09.50 WIB.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material diperkirakan mencapai angka yang signifikan. Berdasarkan data kepolisian, sejumlah barang berharga hangus tak bersisa, di antaranya, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul, satu unit sepeda motor Suzuki Smash, satu unit kompresor bengkel, perangkat elektronik berupa televisi tabung dan lemari pendingin, serta kerusakan struktur bangunan, terutama pada bagian atap.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak abai terhadap pemeliharaan instalasi listrik secara berkala. “Kewaspadaan adalah kunci. Kami imbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik dan jangan ragu melapor melalui Layanan Polisi 110 jika melihat potensi darurat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian. Pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang nyaris melumpuhkan aktivitas di jalur utama Cirebon-Indramayu tersebut. ***

Penulis: Frans ‖ Editor: Ali