KUNINGAN – Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Cimande Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum II pada Kejuaraan Pencak Silat Ciremai Fest Series 1 Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Ewangga Kuningan, 16-18 Juni 2026.

Dalam ajang tersebut, Padjadjaran Cimande menurunkan 52 atlet yang terdiri dari 26 atlet putra dan 26 atlet putri. Mereka tampil pada berbagai kategori tanding dan seni dari kelompok usia dini, pra remaja, remaja hingga dewasa.

Pada kategori tanding, Padjadjaran Cimande menurunkan satu atlet dewasa, 15 atlet remaja, sembilan atlet pra remaja, serta 24 atlet usia dini. Sementara pada kategori seni, tiga atlet usia dini turut ambil bagian.

Hasilnya, kontingen Cimande berhasil membawa pulang sejumlah prestasi bergengsi. Salah satunya, M. N. Hibranimuvik dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik kategori remaja.

Selain itu, Cimande juga meraih Juara Umum III kategori usia dini, Juara Umum II kategori remaja, dan secara keseluruhan sukses menempati posisi Juara Umum II pada kejuaraan tersebut.

Ketua Umum Padjadjaran Cimande Kabupaten Kuningan, Dedi Hendriana, bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, orang tua, serta seluruh keluarga besar Padjadjaran Cimande.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, orang tua, dan keluarga besar Padjadjaran Cimande. Perolehan Juara Umum II menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik. Namun yang lebih penting adalah terbentuknya karakter pesilat yang berakhlak, disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat Cimande,” ujarnya.

Dedi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan para atlet, termasuk para sponsor, salah satunya Cakra Food, yang turut memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Bidang Prestasi (Binpres) Padjadjaran Cimande, Agus Buta, menilai capaian tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal. Hasil ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki atlet-atlet Padjadjaran Cimande di berbagai kelompok usia. Ke depan, evaluasi dan peningkatan kualitas latihan akan terus dilakukan agar atlet mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Hal senada disampaikan Head Coach, Dede Ahdiyat Syarif. Ia mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari disiplin latihan dan kekompakan seluruh tim.

“Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Para atlet telah menjalani latihan yang konsisten dan penuh semangat. Saya bangga melihat mental bertanding mereka yang terus berkembang. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan tidak cepat berpuas diri,” ungkapnya.

Dalam mendampingi para atlet selama kejuaraan, Dede menyebut didukung oleh tim pelatih dan official yang terdiri dari Syifa Hayati, Dawil, Aep Saepudin, serta Sri Prihatini. Mereka berperan dalam pembinaan, pendampingan teknis, hingga penguatan mental atlet sepanjang kompetisi berlangsung.

Keberhasilan Padjadjaran Cimande pada Kejuaraan Pencak Silat Ciremai Fest Series 1 Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya luhur pencak silat sebagai warisan bangsa.

Hal tersebut diakui sejalan dengan visi Padjadjaran Cimande Kabupaten Kuningan, yakni Manusia Unggul, Berbudi, Lestari, dan Berprestasi.