
KUNINGAN — Kabar duka datang dari jajaran TNI AD di wilayah Kabupaten Kuningan. Bintara Tinggi Intelijen dan Keamanan (Bati Sintel) Kodim 0615/Kuningan, Peltu Leza Iryanto, meninggal dunia pada Minggu (22/2/2016) sore, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan dinas, dan masyarakat yang mengenalnya.
Almarhum Leza Iryanto lahir di Indramayu pada 11 April 1974. Di usia 52 tahun, ia dikenal sebagai prajurit yang tenang, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugas intelijen teritorial. Karier militernya di Kodim 0615/Kuningan menempatkannya sebagai sosok penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya dalam pengumpulan informasi teritorial dan deteksi dini potensi gangguan keamanan.
Menjelang satu tahun memasuki masa pensiun, almarhum masih aktif menjalankan tugas seperti biasa. Rekan-rekan seangkatannya menyebut, ia kerap mengatakan ingin menuntaskan pengabdian dengan baik sebelum kembali ke tengah keluarga secara penuh. Sikap tanggung jawab tersebut menjadi teladan bagi prajurit muda di lingkungan satuannya.
Semasa dinas, almarhum menerima sejumlah tanda jasa sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan dan pengabdiannya kepada negara, di antaranya:
- Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun
- Satyalancana Kesetiaan XVI Tahun
- Satyalancana Kesetiaan XXIV Tahun
- Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
Penghargaan tersebut mencerminkan perjalanan panjang pengabdian yang dijalaninya dengan konsistensi dan loyalitas.
Di lingkungan tempat tinggalnya, Perum Puri Pelangi Blok H3 RT 020 RW 003 Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah dan mudah berbaur. Tetangga menyebut ia tidak pernah menonjolkan latar belakang militernya, melainkan hadir sebagai sosok warga yang aktif dalam kegiatan lingkungan.
Kepergian almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. Bagi keluarga, ia bukan hanya kepala rumah tangga, tetapi juga panutan yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepergian Peltu Leza Iryanto menjadi kehilangan bagi Kodim 0615/Kuningan dan masyarakat yang mengenalnya. Pengabdiannya selama puluhan tahun menjadi jejak keteladanan tentang arti loyalitas dan dedikasi seorang prajurit kepada bangsa dan negara. (ali)




