JAKARTA – Pemerintah kembali membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat tahun 2026. Rekrutmen tersebut diumumkan melalui portal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan total alokasi mencapai 3.053 formasi di berbagai bidang pendidikan.

Informasi pembukaan seleksi itu mulai ramai beredar di media sosial sejak awal Juni. Dalam pengumuman tersebut, Kementerian Sosial Republik Indonesia menjadi instansi yang menaungi program Sekolah Rakyat, sementara proses pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN BKN.

Formasi yang dibuka mencakup berbagai mata pelajaran, mulai dari Guru Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, hingga Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dari seluruh kebutuhan yang diumumkan, formasi Guru Kelas SD menjadi yang terbanyak dengan alokasi 561 posisi. Disusul Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi sebanyak 402 formasi dan Guru Bahasa Inggris 268 formasi.

Selain itu, pemerintah juga membuka kebutuhan untuk Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan sebanyak 237 formasi, Guru Seni Budaya 201 formasi, serta Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 178 formasi.

Tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman seleksi pada 3 hingga 15 Juni 2026. Sementara pendaftaran dibuka mulai 8 sampai 14 Juni 2026. Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung hingga 16 Juni, kemudian dilanjutkan masa sanggah dan pengumuman hasil administrasi.

Adapun Seleksi Kompetensi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN akan berlangsung pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi kompetensi dijadwalkan keluar pada 9 Juli 2026.

Dalam pengumuman tersebut, pemerintah juga menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Masyarakat diimbau waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi maupun oknum tertentu yang menjanjikan kelulusan.

Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan alternatif dan inklusif. Rekrutmen PPPK ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga pengajar sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN di alamat sscasn.bkn.go.id, Pemerintah meminta peserta memastikan seluruh dokumen dan persyaratan diunggah sesuai ketentuan untuk menghindari kendala pada tahap verifikasi administrasi. ***