KUNINGAN – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di ruas jalan arteri Kabupaten Kuningan. Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah terjatuh dan terlindas truk tronton di Jalan Raya Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Minggu petang, (15/2/2026), sekitar pukul 17.20 WIB.

Korban bernama Sugiarto, 52 tahun, warga Desa Cilimus. Ia dikenal sebagai buruh harian lepas sekaligus anggota perlindungan masyarakat (Linmas) desa setempat. Saat kejadian, Sugiarto mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit hitam bernomor polisi A-2045-VJ dan melaju dari arah Bojong menuju Caracas.

Di waktu bersamaan, sebuah truk Hino tronton box hijau bernomor polisi B-9006-EEU yang dikemudikan Nurhadi, 55 tahun, warga Jakarta Utara, melaju searah di belakang korban. Truk tersebut tidak mengalami kerusakan berarti, dan pengemudi dilaporkan selamat tanpa luka.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan, Inspektur Polisi Satu Sri Martini, mengatakan kecelakaan diduga bermula ketika sepeda motor korban kehilangan kendali saat melintas di permukaan jalan yang licin dan berpasir. “Korban diduga terjatuh saat melintasi jalan yang basah dan terdapat pasir. Pada saat bersamaan, truk tronton yang berada di samping korban tidak sempat menghindar sehingga korban terlindas ban belakang kiri,” ujar Sri Martini kepada wartawan.

Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat di bagian kepala. Petugas yang tiba di lokasi menyatakan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Linggajati Kuningan untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut polisi, kondisi jalan di lokasi kejadian relatif lurus dengan permukaan aspal yang masih baik serta penerangan yang memadai. Namun, sisa material pasir yang bercampur dengan air membuat permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan berkendara di jalur dengan potensi bahaya tersembunyi, seperti tumpahan material atau genangan air. Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan mengimbau pengendara agar menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kehati-hatian saat melintasi jalan dengan kondisi tidak ideal.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk lebih waspada, terutama saat melintas di jalan licin atau berpasir, serta memastikan kelengkapan berkendara demi keselamatan bersama,” kata Sri Martini.

Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menilai kemungkinan adanya faktor lain yang turut berkontribusi dalam peristiwa tersebut. (ali)