KUNINGAN – Monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Berstandar Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (UABN MDTU) Tahun 2026 terus diperkuat. Upaya itu dilakukan melalui peninjauan langsung ke lokasi ujian, salah satunya ke MDTU Miftahul Hikmah, Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan itu dipimpin Ketua DPC FKDT Kuningan, Dr. Sulaeman, didampingi Ketua Pokja Tim Monitoring, Anang Sutisna. Turut hadir unsur Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), perwakilan Kantor Wilayah Kemenag sebagai Katim Diniyah, serta perwakilan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi yang diwakili Ketua Pokja UABN Provinsi, Dr. H. Aspuri.
Monitoring juga melibatkan unsur DPAC FKDT Kecamatan Jalaksana sebagai bagian dari penguatan koordinasi di tingkat wilayah. Keterlibatan unsur kecamatan dinilai penting untuk memastikan standar pelaksanaan UABN MDTU dapat diterapkan secara konsisten hingga ke tingkat satuan pendidikan.
Peninjauan difokuskan pada kesiapan teknis dan kepatuhan terhadap standar operasional. Tim memverifikasi administrasi peserta, distribusi naskah soal, serta mekanisme pengawasan di ruang ujian. Di MDTU Miftahul Hikmah, pelaksanaan ujian berjalan tertib dengan tingkat kehadiran peserta tinggi dan pengawasan relatif disiplin.
Dr. Sulaeman menegaskan bahwa peninjauan langsung memastikan kesesuaian antara regulasi dan praktik di lapangan. “Standar harus tampak nyata di ruang ujian. Itu yang menjadi fokus pengawasan,” ujarnya.
