Cikalpedia
”site’s ”site’s
Kuningan

PMII Sampaikan Catatan Satu Tahun Kepemimpinan Dian Tuti, Rizal: Kecewa!

Aksi masa PMII Kuningan di depan Pendopo, Jumat (20/2/2026)

KUNINGAN – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kuningan menggelar aksi demonstrasi di depan Pendopo Kuningan, Jum’at, (20/2/2026) sore. PMII mengaku kecewa karena setiap aksi tidak pernah ditemui Bupati Kuningan.

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk refleksi evaluasi satu tahun kinerja dari Bupati dan Wakil Bupati Kuningan. Orasi demi orasi dilancarkan secara bergantian, menyuarakan sejumlah catatan kritis terhadap capaian pemerintah .

Rizal Nurfahrozy, selaku Ketua PMII Kuningan mengaku kecewa atas ketidakhadiran Bupati Kuningan. Ia menyebut, beberapa aksi yang digelar oleh organisasi biru kuning itu, Bupati Dian tidak menemui masa aksi.

“Kami harapkan Bupati Dian hadir di tengah-tengah kami untuk mendengarkan berbagai persoalan yang kini belum terselesaikan,” ujarnya saat menyampaikan orasi.

PMII menilai bahwa dalam satu tahun bekerja, berbagai persoalan belum terselesaikan. Mulai dari kemiskinan, pendidikan, persoalan lingkungan, SK tunjangan DPRD, hingga nasib Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih terdampak akibat direlokasi.

“Kuningan masih menjadi kabupaten yang termiskin ketiga di Jawa Barat. Katanya Melesat, tapi nasib PKL masih dipertaruhkan. Isu yang baru-baru ini yaitu penyadapan getah pinus ilegal, belum ada sikap dari pemerintah daerah,” tuturnya.

Meski tidak dihadiri ornag nomor satu di Kuningan, aksi itu disaksikan Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriyani, Sekretaris Daerah, U. Kusmana, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dr. Wahyu Hidayah, Kepala Bappeda, Purwadi Hasan Darsono, Kasatpol PP, Dr. Budi Alimudin, dan pejabat lainnya.

Baca Juga :  Baru Dua Bulan Dilantik, Bupati Dian Raih TOP CEO BUMD 2025... Auuwww.....

Related posts

Kuningan Buka Moratorium, KDM Sebaliknya

Ceng Pandi

Produk Unggulan Bertebaran, KUCIKU Tunggu Dukungan Nyata Pemerintah

Ceng Pandi

Isra Mi’raj, Teologi Adaptif, dan Tantangan Iman di Era Kecerdasan Artifisial

Ceng Pandi