CIREBON — Ratusan warga terdampak banjir di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, memadati lokasi penyaluran bantuan yang digelar Polres Cirebon Kota di Perumahan Villa Intan, Desa Klayan, Minggu, 8 Februari 2026. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian aparat kepolisian terhadap warga yang aktivitas hariannya lumpuh akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut.

Sejak pagi, warga telah berkumpul di halaman balai pertemuan kampung (Baperkam). Mereka menunggu kedatangan petugas yang membawa paket bantuan berisi makanan ringan, mi instan, dan air mineral. Sejumlah warga terlihat membawa kantong plastik dan kardus kecil untuk menampung bantuan yang dibagikan satu per satu.

Bantuan ini merupakan atensi langsung dari Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, yang penyalurannya dikoordinasikan oleh Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana. Sasaran utama bantuan adalah warga yang rumahnya masih tergenang dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, terutama makanan.

“Banyak dapur warga yang masih terendam. Mereka tidak bisa memasak seperti biasa. Karena itu, makanan instan menjadi kebutuhan paling mendesak,” kata AKP Ridwan saat ditemui di lokasi kegiatan. Minggu (8/2/2026)

Banjir yang merendam wilayah Desa Klayan, khususnya Perumahan Villa Intan, terjadi akibat luapan air sungai dan buruknya sistem drainase saat curah hujan tinggi. Genangan air di sejumlah titik masih mencapai lutut orang dewasa, sehingga membatasi mobilitas warga dan menghambat aktivitas ekonomi.

Eka, salah seorang warga Perumahan Villa Intan 3, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari kepolisian. Menurut dia, banjir yang terjadi hampir setiap tahun selalu berdampak besar terhadap kehidupan keluarganya.

“Kalau sudah banjir, kami susah masak, susah kerja. Bantuan seperti ini sangat berarti. Setidaknya kami tidak perlu bingung soal makan untuk beberapa hari,” ujarnya.

Ia juga berharap ada bantuan lanjutan berupa makanan siap saji, vitamin, dan obat-obatan. Menurutnya, kondisi lingkungan yang lembap dan kotor membuat warga rentan terserang penyakit, terutama anak-anak dan lansia.
AKP Ridwan menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Polri dalam situasi bencana. Ia menyebut pihaknya terus memetakan wilayah terdampak untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami menyiapkan tambahan logistik sesuai kebutuhan warga, mulai dari makanan siap saji, obat-obatan, hingga pakaian. Selama banjir belum surut, kami akan terus berupaya hadir,” katanya.

Ia menegaskan, Desa Klayan menjadi salah satu prioritas penanganan karena jumlah rumah terdampak cukup besar dan aktivitas warga masih sangat terbatas. Selain distribusi bantuan, kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan untuk mempercepat penanganan dampak banjir.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan. Ia meminta warga waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi.

“Manfaatkan bantuan sebaik mungkin, jaga kebersihan lingkungan, dan segera lapor jika membutuhkan pertolongan. Kami siap membantu,” ujar Aris. (Frans)