Tahapan Seleksi
Seleksi CPNS 2026 terdiri atas beberapa tahap utama yaitu pengumuman formasi, pendaftaran daring, seleksi administrasi, pengumuman hasil administrasi, SKD, pengumuman hasil SKD, SKB, integrasi nilai, pengumuman kelulusan akhir, hingga pemberkasan untuk penetapan Nomor Induk Pegawai.
Pada tahap SKD, peserta mengikuti tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Peserta yang memenuhi nilai ambang batas dan masuk peringkat terbaik sesuai kuota formasi berhak melanjutkan ke SKB, yang materinya disesuaikan dengan jabatan, mulai dari ujian berbasis CAT hingga wawancara dan praktik kerja.
Pengawasan dan Mitigasi Risiko
Selain infrastruktur CAT, BKN juga menerapkan pendekatan Analisis Risiko Berbasis (ARB) untuk mengawasi jalannya seleksi. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi potensi penyimpangan serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Penerapan ARB diharapkan memperkuat integritas proses seleksi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap rekrutmen ASN yang bersih dan profesional.
Kesempatan Mengabdi
Seleksi CPNS 2026 kembali menjadi pintu masuk bagi masyarakat yang ingin mengabdi kepada negara melalui jalur birokrasi. Dengan persiapan dokumen sejak dini, pemahaman tahapan seleksi, dan kewaspadaan terhadap informasi palsu, peluang untuk lolos seleksi terbuka bagi siapa pun yang memenuhi syarat.
Pemerintah menegaskan, tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Penilaian sepenuhnya didasarkan pada kemampuan peserta dan hasil ujian yang terukur secara sistem digital. Di tengah tingginya minat masyarakat, prinsip ini menjadi penegasan bahwa jalur ASN hanya dapat ditempuh melalui kompetisi yang terbuka dan adil. (red)
Sumber: Berbagai Sumber
