Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Pemerintahan

Senin Aksi Jilid 2, Ketua HMI Tantang Bupati dan Sekda Hadiri Masa

Ketua Umum HMI Kuningan, Muhammad Naufal Harits

KUNINGAN – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dipastikan akan kembali menggelar aksi demonstrasi pada Senin, (27/4/2026) di depan Gedung Sekretariat Daerah KIC. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan HMI atas ketidakhadiran Bupati dan Sekretaris Daerah saat aksi di DPRD Kuningan.

‎Muhammad Naufal Harits, selaku Ketua Umum HMI Kuningan, menantang agar dua pimpinan daerah tersebut hadir langsung di tengah-tengah masa. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah di tengah massa aksi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap aspirasi masyarakat, khususnya mahasiswa.

‎”Saya yakin persoalan TGR dan Dana Taspen ini Pak Bupati dan Pak Sekda tahu betul, dana tersebut mengalir kemana. Kami hanya ingin meminta penjelasan dari kedua pimpinan daerah ini, kalau mereka berani harusnya temui masa,” ujarnya, Sabtu, (25/4/2026).

‎Ia menambahkan, aksi jilid 2 tersebut akan membawa tuntutan yang sama seperti sebelumnya, sekaligus mempertanyakan sikap pemerintah daerah yang dinilai kurang responsif terhadap berbagai persoalan yang disuarakan mahasiswa.

‎HMI, lanjutnya, tidak akan surut dalam menyuarakan kepentingan publik dan akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada rakyat.

‎”Gerakan ini murni dari hasil kajian teman-teman HMI. Kami tidak ditunggangi oleh siapapun. Ini gerakan independen yang lahir dari kegelisahan intelektual dan tanggung jawab moral kami sebagai mahasiswa,” tegasnya.

‎Pihaknya akan tetap mengedepankan aksi damai dan konstitusional, serta mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama penyampaian aspirasi berlangsung. Noval juga menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi internal untuk memastikan aksi berjalan solid dan terarah.

“Surat pemberitahuan sudah masuk. Tinggal menunggu itikad baik dari pemerintah daerah untuk hadir dan memberikan penjelasan secara langsung kepada massa aksi,” tutupnya.

Baca Juga :  Mun Nyaah ka Turunan, Ulah Miceun Runtah!