
KUNINGAN — Universitas Kuningan (Uniku) mulai menggelar tes seleksi masuk jalur reguler gelombang pertama pada Sabtu pagi (30/5/2026). Ratusan calon mahasiswa baru mengikuti rangkaian tes tulis dan wawancara yang dipusatkan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), sementara peserta jalur prestasi akademik maupun non-akademik menjalani proses seleksi di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I Uniku.
Pelaksanaan seleksi dipantau langsung jajaran pimpinan kampus. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pembina, pengurus dan pengawas Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK), rektor beserta pejabat struktural universitas, panitia penerimaan mahasiswa baru, serta para peserta seleksi.
Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, mengatakan jumlah pendaftar pada gelombang pertama tahun ini mencapai 1.258 calon mahasiswa baru. Angka tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap perguruan tinggi swasta terbesar di Kabupaten Kuningan itu masih cukup tinggi.
“Untuk tahun ini jumlah pendaftar pada gelombang pertama berjumlah 1.258 calon mahasiswa baru,” kata Anna saat meninjau pelaksanaan tes.
Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 426 orang memilih jalur reguler. Jalur prestasi akademik diikuti 250 peserta, sedangkan jalur prestasi non-akademik diikuti 16 peserta. Selain itu, terdapat 10 pendaftar melalui jalur hafiz Al-Qur’an, tujuh orang melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan 549 pendaftar melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Di sela pemantauan, Anna mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. Menurut dia, selain tes tulis, wawancara menjadi bagian penting dalam proses penjaringan calon mahasiswa baru.
Ia meminta peserta mematuhi seluruh arahan panitia dan menyelesaikan seluruh tahapan yang telah dijadwalkan. “Setelah tes tulis, peserta wajib mengikuti wawancara. Saya berharap mereka mengikuti proses ini secara serius,” ujarnya.
Data panitia menunjukkan program studi yang paling diminati pada gelombang pertama masih didominasi rumpun ilmu ekonomi. Program Studi Manajemen menempati posisi teratas jumlah pendaftar, disusul Program Studi Akuntansi. Posisi ketiga ditempati Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Sementara itu, Program Studi Teknik Informatika berada di urutan keempat dan Program Studi Ilmu Hukum menempati posisi kelima dalam daftar program studi dengan jumlah pendaftar terbanyak.
Dari sisi sebaran wilayah, mayoritas pendaftar berasal dari Jawa Barat. Namun, Uniku juga menerima pendaftar dari sejumlah provinsi lain, antara lain Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Jambi, dan Sumatera Barat.
Menurut Anna, hasil seleksi gelombang pertama dijadwalkan diumumkan pada 3 Juni 2026 setelah panitia melaksanakan rapat pleno. Pengumuman akan disampaikan melalui situs resmi dan media sosial universitas.
Peserta yang dinyatakan lolos diminta segera melakukan registrasi ulang. Adapun bagi calon mahasiswa yang berhalangan mengikuti ujian pada hari pelaksanaan, kampus menyiapkan ujian susulan yang akan digelar pada 2 Juni 2026.
“Bagi yang belum mengikuti tes hari ini, masih ada kesempatan mengikuti ujian susulan pada 2 Juni mendatang,” kata Anna. ***




