
KUNINGAN – Peristiwa meluapnya aliran sungai di kawasan wisata Lembah Cilengkrang, Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Sabtu (16/5/2026) sempat ramai diperbincangkan masyarakat dan disebut sebagai banjir. Namun, pihak pengelola memastikan kondisi tersebut bukan banjir besar, melainkan luapan air akibat hujan deras dengan durasi cukup lama.
Salah satu petugas wisata Lembah Cilengkrang, Mulyadi, menjelaskan bahwa air meluap karena intensitas hujan tinggi yang terjadi lebih dari satu jam. Menurutnya, area mushola yang berada dekat aliran sungai menjadi titik yang terdampak luapan air.
“Kalau banjir enggak, cuma meluap aja. Posisi mushola hampir rata dengan sungai dan memang tidak diberi tanggul,” ujarnya, Minggu, (17/5/2026) saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan, kondisi tersebut biasa terjadi ketika hujan turun dalam waktu lama. Selain itu, kata dia, sengaja tidak dibuat tanggul di beberapa titik sungai karena area tersebut kerap digunakan pengunjung, terutama anak-anak, untuk bermain air.
Meski sempat terjadi luapan, Mulyadi memastikan situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan dampak serius terhadap pengunjung wisata.
“Masih ada pengunjung waktu itu. Pas air mulai reda, pengunjung langsung kami turunkan semua. Alhamdulillah tidak ada apa-apa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Pajambon, Nani Ariningsih, mengaku belum menerima laporan adanya banjir yang masuk ke permukiman warga. Ia menyebut kondisi yang sempat terjadi hanya air sungai yang keruh akibat tingginya debit air.
“Ke pemukiman ngga, cuman airnya sempat keruh. Tapi sekarang sudah normal kembali,” ungkapnya.
Menurut Nani, sebagian warga memang sempat terdampak karena menggunakan aliran air dari kawasan Cilengkrang untuk kebutuhan sehari-hari. Namun kondisi tersebut hanya berlangsung sementara dan kini sudah kembali normal.
Ia juga menyebut aktivitas wisata di kawasan tersebut tetap berjalan seperti biasa dan tidak ditemukan adanya kepanikan dari pengunjung saat kejadian berlangsung.
“Pengunjung masih ramai, tidak ada yang panik. Sekarang kondisi air juga sudah mulai jernih lagi,” tutupnya.




