Cikalpedia
”site’s ”site’s
Puisi

Wajah Sandal

Di bawah terik matahari yang menyengat

Lelaki muda berjalan terseok

Sandal jepit kini tinggal jepitnya saja

Tampang amat kumal

Mengambil air di sungai dan melepas dahaga

Simpul senyum terukir

Entah apa pikirannya

Tanah kering kerontang

Petani miskin menggembala sapi di timur

Di kejauhan gadis cantik menggunakan satin tampak menggoda

Melihat perjaka yang penuh prihatin

Tangan terulur dan meraih jemari lentik

Itu awal

Bertahun lamanya lelaki itu kini menjelma menjadi orang dengan sandal yang berubah warna

Berubah bukan menyedihkan

Kini disampingnya berdiri gadis muda di tembok dinding

Bos tanah. Dia menguasai dan kini berubah penuh total

Bahkan warung kelontongan bergaya modern membanjiri kota kuda itu

Lelaki itu datang dari negeri antah berantah

Terlihat dari pinggir pantai dan gersang

Muka hitam yang legam tak pupus bahkan hingga kini

Meski jam tangan mahal memahkotai status barunya

Pedagang tanah

Senja datang mata tua menatap gunung yang menjulang hijau permai itu

Entah apa pikirannya hanya senyum lebih mengembang

Entah sejak kapan. Dan kini beberapa

Perlahan tapi pasti kebun hijaunya sudah disulap jadi praktek denyut nadi

Mungkin banyak

Baca Juga :  Tarif Air PAM Mulai Juni Depan Naik

Related posts

Royal House Bergema, Gempita Kolaborasi KIFFA Gelar Turnamen Mini Soccer

Cikal

HMI Dorong Pimpinan BAZNAS Diperkuat Kalangan Muda

Ceng Pandi

Kadis LH Malah Diminta Penguji Segera Bertindak Atasi Persoalan Sampah

Cikal

Leave a Comment