KUNINGAN – Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berupaya untuk mengawal dan membantu mensukseskan program MBG. Salah satu yang akan dilakukannya yaitu membuat kontrol berbasis aplikasi.
“Kemarin saya ngobrol dengan Bu Sekda Sumedang, ternyata mereka sudah mempunyai satu aplikasi untuk mengawal keberlangsungan MBG, dan insyaallah itu akan kami terapkan di Kuningan,” tutur Sekda Kuningan yang juga Kasatgas MBG, U. Kusmana, Selasa (23/12/2025)
Dia menerangkan, untuk meniru inovasi itu pihaknya sudah izin ke Bupati Kuningan dan sudah berkoordinasi dengan Pemkab Sumedang. Studi tiru akan segera dilakukan supaya kotrol terhadap MBG Kuningan bisa efektif dan memastikan setiap dapur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kusmana menjelaskan, sistem kerja aplikasi yang akan dibuat bisa diakses semua orang. Bahkan setiap yang mengaksesnya dapat melihat aktovotas dapur, mulai perencanaan pembuatan menu, hingga jumlah penerima manfaat.
“Nanti saya koordinasi dengan Diskominfo. aplikasi ini sangat jelas sebaran pegawai dan pemiliknya, termasuk menu yang akan diberikan kepada penerima manfaat serta jumlah manfaat penerima secara keseluruhan,” tuturnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan merampingkan komposisi Satgas yang dinilai terlalu gemuk dan kurang efektif. Menurutnya, perampingkan komposisi tidak mengurangi esensi kerja Satgas, justru lebih mudah mengontrol ke setiap kecamatan dan desa.
“Nanti juga ada perampingan SK Satgas. Beda dari yang dulu, karena sekarang kami akan membentuk PIC setiap zonasi atau perdapil. Mungkin saja, kami menunjuk mulai dari Asda, Kepala Bappeda, dan Inspektorat untuk menjadi PIC-nya,” terangnya.
Selain perampingan di tingkat Satgas Kabupaten, pihaknya akan melibatkan Camat, Polsek, Koramil, Puskemas hingga Kepala Sekolah yang turut berperan dalam mengawal keberlangsungan program MBG.
“Nanti akan dibantu PIC-nya, kemudian dibantu oleh para camat, Polsek, Koramil, Puskemas, termasuk satuan pendidikan, kepala sekolah juga menjadi satgas kita,” tutupnya. (Icu)
