KUNINGAN – Kabar rencana kedatangan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke Kabupaten Kuningan disebut oleh Pembina DPD PSI Kuningan. Namun, kehadiran tokoh nasional tersebut ternyata menentukan syarat khusus.

Pembina DPD Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Kuningan, Asep Susan Sonjaya Suparman, mengungkapkan, Jokowi akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Kuningan, jika struktur kepengurusan partai di tingkat desa telah terbentuk secara penuh.

Target yang dimaksud, kata dia, yaitu pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di seluruh 376 desa dan kelurahan di Kuningan, dengan komposisi minimal 10 pengurus di setiap wilayah.

“Pak Jokowi menyampaikan siap hadir ke Kuningan, dengan catatan 100 persen DPRt sudah terbentuk. Ini jadi motivasi besar bagi kami,” ujarnya, Rabu, (29/4/2026).

Menurutnya, target tersebut merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI sebagai bagian dari penguatan basis partai di tingkat akar rumput. Saat ini, lanjut Papay, jajaran DPD PSI Kuningan tengah bergerak masif untuk mengejar target tersebut, meski diakui progresnya belum signifikan.

“Sekarang kami fokus aktivasi di tiap desa. Masih ada waktu untuk menyelesaikan, apalagi ini jadi momentum penting,” katanya.

Ia menambahkan, batas waktu penyelesaian ditetapkan hingga Agustus mendatang. Jika target tidak tercapai, DPP akan melakukan evaluasi terhadap kepengurusan di daerah.

“Ini bukan sekedar target biasa, tapi jadi penilaian kinerja. Ada konsekuensi jika tidak terpenuhi,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menilai kehadiran Jokowi nantinya akan menjadi suntikan semangat bagi kader PSI di Kuningan, sekaligus memperkuat konsolidasi politik menuju Pemilu 2029.

“Kalau ini tercapai, bukan hanya Jokowi yang hadir, tapi juga membuka peluang bagi kami untuk lebih percaya diri menatap target politik ke depan,” tutupnya.

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi