
KUNINGAN — Kekosongan kursi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan kembali menjadi perhatian. Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI H. Rokhmat Ardiyan (HRA) memilih bersikap hati-hati dan meminta seluruh kader menunggu keputusan pimpinan partai.
“Doakan yang terbaik ya. Kita tegak lurus semuanya,” kata Ardiyan saat dimintai tanggapan mengenai proses penentuan ketua DPC Gerindra Kuningan.
Ketika didesak mengenai siapa kandidat terkuat yang berpeluang memimpin partai di tingkat kabupaten, Ardiyan menegaskan keputusan tersebut bukan berada di tangannya.
“Ada di kantongnya Bapak Presiden (Ketum DPP Partai Gerindra),” ujarnya sambil tersenyum.
Nama Rokhmat Ardiyan sendiri sempat disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketua. Namun, dia kembali menepis spekulasi tersebut dan hanya meminta doa dari para kader.
“Doakan yang terbaik ya,” katanya singkat.
Selain Rokhmat Ardiyan, nama Amih Tuti juga disebut sebagai salah satu kader yang dinilai memiliki peluang. Menanggapi hal itu, dia memberikan apresiasi.
“Amih juga kader terbaik kita,” ucapnya.
Saat kembali ditanya siapa kandidat terkuat, HRA sapaan akrab Haji Rokhmat Ardiyan engga bersuara banyak.
“Semua kader Gerindra adalah kader terbaik,” katanya.
Pernyataan itu memunculkan sinyal bahwa HRA dan Amih Tuti masih menjadi figur yang diperhitungkan dalam bursa Ketua DPC Gerindra Kuningan. Meski demikian, dia menegaskan seluruh proses penentuan kepemimpinan tetap berada di bawah kewenangan Dewan Pimpinan Pusat.
Menutup pernyataannya, anggota DPR RI dapil X Itu berharap kepemimpinan baru nantinya mampu memperkuat posisi Partai Gerindra di Kabupaten Kuningan. ***




