KUNINGAN – Turnamen Catur Non Master Bupati Cup I Tahun 2026 yang digelar di GOR Ewangga Kuningan dimenangkan pecatur asal Denpasar, Bali, Bekasi, dan Majalengka.
Berdasarkan hasil akhir pertandingan, Raden Syafiuddin, dari IOJLF Denpasar berhasil keluar sebagai juara pertama dengan raihan 7½ poin, disusul Avazbek dari GRCC Bekasi di posisi kedua, serta Dollen dari Majalengka di peringkat ketiga.
Ketua pelaksana kegiatan, Otong Supriatna, mengapresiasi seluruh peserta, khususnya para juara yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas papan catur.
“Kami ucapkan selamat kepada para juara atas raihan prestasinya. Semoga ini menjadi kebanggaan bagi pribadi, keluarga, klub, serta daerah masing-masing,” ujarnya, Minggu, (3/5/2026).
Otong menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekedar ajang perebutan gelar, tetapi bagian dari upaya melahirkan atlet catur berkualitas yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
“Harapan kami, para peserta yang ikut dalam turnamen ini ke depan bisa berkembang menjadi atlet master, bahkan mampu tampil di kancah internasional,” tambahnya.
Menurutnya, turnamen seperti Bupati Cup sendiri telah menjadi bagian penting dalam ekosistem olahraga catur di Kabupaten Kuningan, tidak hanya sebagai ajang kompetisi tetapi juga sebagai wadah penjaringan bibit unggul dan peningkatan kualitas atlet.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa turnamen tersebut harus menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet potensial, bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, catur memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter atlet, mulai dari kemampuan berpikir taktis hingga keberanian dalam mengambil keputusan.
Lebih dari itu, ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah sebagai bukti bahwa olahraga catur memiliki daya tarik dan potensi besar untuk terus dikembangkan di Kabupaten Kuningan.
