Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Peristiwa

Pulang Ambil MBG, Warga Gereba Syok Lihat Rumahnya Terbakar‎

Petugas Damkar Satpol PP Kuningan mengevakuasi kebakaran rumah di Lingkungan Pahing RT 05 RW 02 Desa Gereba, Kecamatan Kramatmulya, Senin (11/5/2026)

KUNINGAN – Kebakaran melanda rumah milik, Waskam Sadikin (57), warga Lingkungan Pahing RT 05 RW 02 Desa Gereba, Kecamatan Kramatmulya, Senin (11/5/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

‎Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB oleh, Asih Kurniasih (51), istri pemilik rumah. Saat itu ia baru pulang usai mengambil Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mendapati kepulan asap keluar dari rumahnya.

‎Di dalam rumah, hanya ada anaknya,  Bilal (30), yang diketahui mengalami gangguan jiwa. Panik melihat asap semakin membesar, Asih langsung berteriak meminta pertolongan warga.

‎Warga sekitar kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan air PDAM serta alat pemadam api ringan (APAR). Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan oleh Sekretaris Desa Gereba, Abdul Rosid, kepada UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan.

‎Menerima laporan pada pukul 09.27 WIB, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi pukul 09.33 WIB menggunakan satu unit kendaraan pancar dengan tujuh personel Regu 3. Petugas tiba di lokasi pukul 09.43 WIB dan berhasil memadamkan api serta melakukan pendinginan dalam waktu sekitar 22 menit.

“Penghuni rumah yang terdiri dari lima orang seluruhnya dalam keadaan selamat,” ujar Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma.

‎Proses pemadaman turut dibantu anggota Polsek Kramatmulya, Babinsa Desa Gereba, perangkat desa, anggota BKO Kecamatan Kramatmulya, petugas PLN, dan warga setempat.

‎Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Api menghanguskan sebagian bangunan rumah permanen berukuran sekitar 4×7 meter berikut sejumlah barang berharga seperti televisi, lemari bufet, tempat tidur kayu, dan telepon genggam.

‎Selain kerugian material, kejadian tersebut juga menimbulkan kepanikan dan trauma bagi warga sekitar, mengingat lokasi rumah berada di kawasan permukiman padat penduduk sehingga api dikhawatirkan merembet ke bangunan lain.

‎Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik, kompor gas, hingga pembakaran sampah. Selain itu, warga juga diminta rutin memeriksa kondisi kabel, colokan, regulator, dan selang gas guna mencegah terjadinya korsleting maupun kebocoran gas.

Baca Juga :  Rumah Guru di Sangkanurip Hangus, Lansia dan Balita Berhasil Diselamatkan

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi