
KUNINGAN – Peta politik menjelang kontestasi Pilkada Kabupaten Kuningan mendatang mulai menghangat. Menanggapi munculnya figur senior partai, H. Mamat Robby Suganda, mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus politisi muda Partai Demokrat, Yosa Octora Santono, menyatakan dukungan penuh dan siap bergerak memenangkan kader potensial.
Sebagai politisi yang juga aktif di dunia usaha, Yosa menilai sosok Mamat Robby sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kuningan. Pengalaman MR sebagai mantan anggota dewan provinsi serta mantan calon wakil bupati menjadi modal kuat yang diperhitungkan.
”Alhamdulillah, kalau melihat figur Pak Haji Mamat Robby, masyarakat Kuningan khususnya di Demokrat sudah sangat mengenal beliau. Jika beliau muncul kembali atas keinginan sendiri dan didorong oleh sebagian kader, rasanya beliau menjadi salah satu kandidat yang diunggulkan untuk kontestasi ke depan,” ujar Yosa saat diwawancarai di Mapolres Kuningan, Selasa, (2/6/2026).
Saat disinggung mengenai loyalitasnya, pengusaha muda itu menegaskan bahwa dirinya tetap teguh sebagai kader Demokrat dan menepis isu pergeseran haluan politik. Baginya, dinamika politik adalah hal yang biasa.
Namun, ia menggarisbawahi pentingnya strategi partai yang tidak hanya berfokus pada ranah eksekutif, melainkan juga legislatif dan penguatan struktur hingga tingkat ranting.
Yosa menyoroti bahwa popularitas Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sangat digandrungi anak muda harus mampu diterjemahkan dengan baik oleh struktur DPC, PAC, hingga ranting di daerah agar tidak bias di bawah.
”Kita ingin kejayaan Demokrat di masa kepemimpinan Pak Toto (mantan Ketua DPC/red) yang berhasil meraih kursi pimpinan DPRD bisa kembali terwujud. Struktur partai harus bergerak aktif menyuarakan program ke bawah. Jangan sampai kuat di media sosial, tapi hilang di akar rumput,” tegasnya.
Ketika ditanya mengenai proyeksi dirinya untuk mencalonkan diri kembali pada pesta demokrasi 2029, Yosa mengaku belum memikirkan hal tersebut secara personal. Menurutnya, sebuah pencalonan membutuhkan restu keluarga, doa, serta mekanisme resmi partai.
Sebagai kader yang taat terhadap instruksi partai, Yosa memilih untuk menaruh rasa hormat yang tinggi kepada para senior dan siap menjadi motor penggerak bagi kemenangan figur yang diusung oleh Partai Demokrat.
”Secara prinsip, sebagai kader jika diperintah partai harus selalu siap. Namun kita punya senior seperti Pak Haji Mamat Robby yang harus kita hormati. Saya siap mendukung penuh beliau. Intinya, ujung-ujungnya kita siap mendukung total untuk kejayaan partai,” tutupnya.




