KUNINGAN –  Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, mengaku tidak konsisten dalam menentukan tim jagoannya di ajang Piala Dunia. Jika pada edisi sebelumnya ia menjagokan Brazil, kali ini orang nomor satu di Kabupaten Kuningan tersebut justru beralih mendukung Spanyol.

Hal itu diungkapkan, Dian, saat berbincang mengenai euforia Piala Dunia yang tengah berlangsung. Menurutnya, meski sempat ditahan imbang pada laga sebelumnya, ia tetap optimistis Spanyol mampu melangkah jauh dan menjadi salah satu tim kejutan di turnamen empat tahunan tersebut.

“Piala dunia, jagoan saya Spanyol. Kemarin saya jagoin Brazil, tapi saya lihat Spanyol bakal jadi kuda hitam. Meski kemarin ditahan imbang, tapi saya yakin Spanyol lolos,” ujarnya, Kamis, (18/6/2026).

Dukungan yang berubah dari Brazil ke Spanyol itu pun menjadi sorotan tersendiri. Pergantian pilihan tersebut menunjukkan bahwa prediksi dan penilaiannya terhadap kekuatan tim peserta Piala Dunia juga mengalami perubahan seiring jalannya kompetisi.

Selain mengungkap tim favoritnya, Dian juga memastikan Pemerintah Kabupaten Kuningan akan memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) bagi masyarakat apabila Piala Dunia memasuki babak delapan besar. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar dengan menggandeng Bank BJB serta disertai pembagian berbagai doorprize.

“Untuk nobar di Kuningan sudah kami siapkan ketika sudah di fase delapan final. Nanti kita gandeng BJB dan bagi-bagi door prize,” katanya.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan yang berlangsung hingga larut malam, Dian juga mengingatkan agar aktivitas menonton bola tidak sampai mengganggu pelayanan publik, khususnya di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait potensi ASN yang terlambat masuk kerja akibat begadang menyaksikan pertandingan.

“Boleh nonton, tetapi kerja harus tetap tepat waktu dan pelayanan tidak boleh terganggu. Mudah-mudahan aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tutupnya.

Dengan sikap yang berubah dari pendukung Brazil menjadi pendukung Spanyol, Bupati Dian tampaknya tak hanya mengikuti jalannya kompetisi, tetapi juga menaruh harapan besar kepada La Furia Roja untuk tampil sebagai kuda hitam dan melangkah lebih jauh di Piala Dunia.