
KUNINGAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., menyoroti sejumlah persoalan pelayanan publik saat melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan Kuningan, Kecamatan Kuningan, Senin (29/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat mulai dari program rumah tidak layak huni (rutilahu), kerusakan infrastruktur, hingga fasilitas umum menjadi perhatian.
Salah satu temuan utama dalam pengawasan tersebut adalah belum tuntasnya penanganan program rutilahu. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat sekitar 70 rumah yang membutuhkan perbaikan. Namun, sebagian warga yang rumahnya telah melalui proses verifikasi masih menunggu kepastian realisasi bantuan.
“Kami berharap proses yang sudah berjalan dapat segera ditindaklanjuti sehingga masyarakat memperoleh kepastian,” ujar Ika
Selain menunggu pencairan bantuan, warga juga menyampaikan bahwa besaran bantuan yang tersedia dinilai belum mampu mengimbangi kenaikan harga material bangunan dan biaya tenaga kerja. Kondisi tersebut dikhawatirkan menyulitkan proses rehabilitasi apabila tidak disertai pendampingan dan perencanaan yang matang.
Di sektor infrastruktur, Ika menerima laporan mengenai sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan. Di antaranya Jalan Astana Gede di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ariakuning serta akses menuju Jalan Veteran yang kondisinya mengalami kerusakan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Keluhan serupa juga datang dari para petani. Jalan usaha tani yang menjadi akses menuju lahan pertanian dinilai sudah tidak memadai. Padahal, meski berada di kawasan perkotaan, Kelurahan Kuningan masih memiliki areal persawahan yang menjadi sumber penghidupan sebagian warga.
Perhatian juga tertuju pada kondisi TPU. Warga mengeluhkan drainase yang rusak sehingga aliran air kerap menggenangi area pemakaman saat hujan. Selain itu, minimnya penerangan jalan umum membuat kawasan tersebut gelap pada malam hari. Masyarakat berharap pemerintah dapat memperbaiki drainase sekaligus menambah fasilitas penerangan agar lingkungan pemakaman lebih aman dan nyaman.
Di bidang ekonomi masyarakat, pengawasan tersebut juga mencatat adanya kelompok budidaya ikan air tawar yang masih menghadapi keterbatasan modal dan sarana produksi. Warga berharap adanya dukungan dari pemerintah agar usaha yang telah dirintis dapat berkembang dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Menindaklanjuti berbagai aspirasi tersebut, Ika Siti Rahmatika mendorong Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama perangkat daerah terkait untuk mempercepat realisasi bantuan rutilahu, memperbaiki jalan lingkungan dan jalan usaha tani, membenahi fasilitas di TPU Ariakuning, serta memberikan pendampingan bagi kelompok usaha perikanan.
Menurutnya, hasil pengawasan di lapangan harus menjadi dasar penyusunan langkah nyata agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara bertahap sesuai skala prioritas. ***




